Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan bahwa beberapa wilayah di daerah itu terdampak bencana alam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu (28/6) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tercatat kawasan permukiman warga dan ruas jalan di dua kecamatan seperti di Kelapa Dua dan Pasar Kemis terdampak banjir dengan rata-rata ketinggian air mencapai 30 centimeter hingga 1 meter.
"Iya, tadi diawali laporan banjir ada di Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka. Lanjut ke Bencongan, ada info tanggul air dekat UPH jebol, sehingga air meluap ke jalan tol," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang, Sabtu.
Baca juga: Kali Sabi meluap, Tol Jakarta-Tangerang kebanjiran
Ia mengatakan, dari beberapa wilayah yang terdampak bencana alam ini dilaporkan paling terdampak berada di daerah Kelapa Dua, tepatnya di kawasan Lippo Karawaci. Dimana, di wilayah itu sejumlah jalan dan permukiman warga terendam banjir diduga akibat jebolnya tanggul di sekitar.
Sementara, untuk di wilayah Pasar Kemis terdapat permukiman warga terendam dan pohon tumbang atas hujan deras disertai angin kencang.
"Menurut keterangan sudah mulai agak surut, memang biasanya air hujan ini lintasan saja. Dan untuk pohon tumbang sudah dievakuasi oleh petugas serta dibantu warga," ungkapnya.
Hingga kini, tim BPBD Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan dan monitoring di beberapa titik terjadinya bencana banjir tersebut. Dan langkah itu dilakukan sebagai upaya penanganan dan keperluan evakuasi terhadap korban yang membutuhkan bantuan.
"Untuk hasil monitoring, petugas masih di lapangan khususnya di TKP wilayah Kelapa Dua, karena disana masih ada genangan air," kata dia.
Baca juga: Hujan lebat di Kota Tangerang sebabkan banjir setinggi 1,5 meter
