Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang Sachrudin mengharapkan predikat Kota Layak Anak (KLA) bukan hanya sekadar gelar ataupun prestasi namun aksi nyata untuk melindungi dan memberikan aksi nyata terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak-anak.
"Harapan kami, melalui verifikasi lapangan hari ini, kita dapat mengevaluasi sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mencapai Kota Layak Anak," kata Wali Kota Sachrudin pada kegiatan verifikasi lapangan hybrid evaluasi kota layak anak di Kota Tangerang yang dilakukan secara daring pada Kamis.
Wali Kota Sachrudin mengatakan telah banyak upaya nyata yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang bersama seluruh stakeholder untuk menjadi kota yang ramah anak.
Misalnya Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 5 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak, yang disusun dengan melibatkan partisipasi aktif Forum Anak Kota Tangerang.
Baca juga: Tangerang ditargetkan jadi daerah layak anak pada 2030
Pemkot Tangerang juga telah membentuk Gugus Tugas KLA di tiap instansi dan lembaga untuk mendukung keberlanjutan program ini.
"Kami turut menggandeng berbagai pemangku kepentingan baik lembaga masyarakat, dunia usaha, maupun media dalam pembangunan Kampung Ramah Anak, penyediaan Ruang Bermain Ramah Anak seperti Taman Gajah Tunggal yang merupakan kolaborasi bersama PT Gajah Tunggal, serta penyebaran informasi ramah anak melalui media massa lokal," katanya.
Lebih lanjut Sachrudin turut memaparkan berbagai program unggulan yang ramah anak mulai dari aspek administrasi kependudukan, bidang pendidikan, hingga kesehatan.
Baca juga: Aspirasi anak disebut bagian dalam ciptakan lingkungan layak
Tak hanya itu, lanjut wali kota, 13 kecamatan dan 104 kelurahan juga terus berinovasi dan menyelenggarakan berbagai program untuk pemenuhan hak anak dan Kota Layak Anak, mulai dari pembentukan Forum Anak di tiap kecamatan, perlindungan anak, memastikan semua anak mendapatkan Pendidikan formal/non formal, penyediaan ruang baca anak, dan masih banyak lainnya.
"Anak-anak Kota Tangerang adalah generasi penerus yang akan membawa nama besar kota ini di masa depan, dan kitalah yang bertanggung jawab untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan berdaya saing. Harapan kami, melalui verifikasi lapangan hari ini, kita dapat mengevaluasi sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mencapai Kota Layak Anak." katanya.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan Verifikasi Kota Layak Anak adalah agenda rutin tahunan. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya Kota Tangerang mendapatkan predikat Nindya.
"Semoga di tahun ini ada peningkatan, mudah - mudahan ke tingkat utama, dan melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder, kita berharap upaya perlindungan hak - hak anak serta mendukung pembangunan yang berorientasi untuk kepentingan anak di Kota Tangerang semakin optimal," ujarnya.
Baca juga: Wujudkan kabupaten layak anak, Pemkab Tangerang sinergi lintas sektor
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026