Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten menyinkronkan program dengan visi-misi wali kota terpilih untuk mempersiapkan masa transisi pemerintahan terhadap kepemimpinan Wali Kota Serang periode 2025-2030.
Pj Wali Kota Serang, Nanang Saefudin, di Serang, Selasa, mengatakan bahwa pentingnya penyelarasan visi, misi dan prioritas program wali kota terpilih dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD 2025-2029.
"Program-program prioritas yang telah disusun harus menjadi landasan dalam perencanaan anggaran dan pembangunan daerah, serta renstra dan renja perangkat," tuturnya.
Ia mengatakan 100 hari kerja tersebut akan dihitung dari 1 Maret, sehingga semua organisasi perangkat daerah (OPD) harus berkolaborasi untuk mewujudkan sinergisitas dalam implementasi program-program yang telah dirancang.
"Tentunya kita juga berharap kerja sama pentahelix antara pemerintah daerah, dunia usaha, media, juga masyarakat, Itu bisa berkolaborasi karena sesungguhnya pembangunan kota serang tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah saja," katanya.
Baca juga: Budi-Agis ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang
Ia menjelaskan salah satu fokus utama dalam 100 hari pertama adalah program Serang bersih, Serang hijau dan Serang menyala yang bertujuan untuk mempercantik dan meningkatkan infrastruktur di pusat pemerintahan Kota Serang.
"Kita doakan mudah-mudahan Pak Budi dan Pak Agis bisa memimpin Kota Serang yang kita cintai ini lima tahun ke depan dengan lebih baik," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Serang terpilih, Budi Rustandi, mengatakan di 100 hari kerjanya ada beberapa program prioritas yang harus dijalankan yakni pertama adalah Serang menyala, Serang bersih, Serang sehat.
"Dan terakhir berkaitan dengan pendidikan. Karena kita tahu ya di Kota Serang masih banyak ditemukan sekolah rusak maupun yang kekurangan mebeler," katanya.
Baca juga: Budi-Agis ingin segera tuntaskan soal sampah dan banjir di Kota Serang