Kepala Puskesmas Jurumudi Baru, drg. Muhammad Ilham di Tangerang, Jumat, mengatakan apabila setelah tiga hari pasien yang telah berobat masih merasakan gejala serupa, maka akan dilakukan tindakan seperti tes COVID-19.
Pasalnya kasus COVID-19 kembali meningkat di Kota Tangerang. Namun, kini masyarakat lebih peduli terhadap gejala yang terjadi sehingga kasusnya lebih cepat ditemukan dan juga lebih cepat pulih.
“Di musim hujan ini, penyakit flu dan batuk menjadi hal yang sering terjadi. Ini dikarenakan pergantian musim dari kemarau panjang. Tentunya dengan kondisi badan yang kurang fit serta perubahan suhu yang ekstrem membuat orang mudah terkena flu dan batuk. Kita juga antisipasi kasus COVID-19," katanya.
Baca juga: Dinkes sebut peningkatan COVID-19 di Kota Tangerang belum signifikan
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di musim penghujan ini.
Selain itu, tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat dengan rutin membersihkan sekitar rumah yang memungkinkan menjadi sarang perkembangan nyamuk.
Berbagai penyakit di musim hujan mulai bermunculan, maka masyarakat diimbau untuk mengkonsumsi vitamin dan menjaga makanan sehat dan bergizi.
"Ketika beraktivitas di luar tetap sedia jas hujan atau payung. Apabila kehujanan, sesampainya di rumah lekas mandi dan berganti pakaian yang hangat” kata dia.
Baca juga: Pemkot Tangerang siapkan langkah antisipatif kenaikan kasus COVID-19.
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.