• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News banten
Senin, 16 Februari 2026
Antara News banten
Antara News banten
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Selama Januari terjadi 392.777 kali sambaran petir di Bali

      Selama Januari terjadi 392.777 kali sambaran petir di Bali

      Minggu, 15 Februari 2026 11:56

      Biotek pulihkan kualitas air sungai pascapencemaran pestisida

      Biotek pulihkan kualitas air sungai pascapencemaran pestisida

      Sabtu, 14 Februari 2026 15:15

      Tekan pencemaran, Pemkot Tangerang masukkan ecoenzym ke Sungai Cisadene

      Tekan pencemaran, Pemkot Tangerang masukkan ecoenzym ke Sungai Cisadene

      Sabtu, 14 Februari 2026 12:33

      Untirta resmi luncurkan pendidikan dokter spesialis

      Untirta resmi luncurkan pendidikan dokter spesialis

      Sabtu, 14 Februari 2026 8:15

      Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota

      Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota

      Sabtu, 14 Februari 2026 7:36

  • Seputar Banten
    • BMKG imbau warga waspadai cuaca ekstrem di Banten pada 16-21 Februari

      BMKG imbau warga waspadai cuaca ekstrem di Banten pada 16-21 Februari

      Minggu, 15 Februari 2026 14:12

      10 ribu santri ikuti "Serang Mengaji" sambut Ramadhan

      10 ribu santri ikuti "Serang Mengaji" sambut Ramadhan

      Sabtu, 14 Februari 2026 10:31

      Korban terseret ombak Pantai Daplangu Pandeglang ditemukan meninggal

      Korban terseret ombak Pantai Daplangu Pandeglang ditemukan meninggal

      Sabtu, 14 Februari 2026 6:30

      Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

      Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

      Jumat, 13 Februari 2026 18:47

      Jelang Ramadhan, Bupati Serang instruksikan tertibkan hiburan malam

      Jelang Ramadhan, Bupati Serang instruksikan tertibkan hiburan malam

      Jumat, 13 Februari 2026 17:42

  • DPRD Banten
    • Legislator minta pemerintah evaluasi perizinan gudang kimia di Tangsel

      Legislator minta pemerintah evaluasi perizinan gudang kimia di Tangsel

      Jumat, 13 Februari 2026 7:28

      DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

      DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

      Rabu, 11 Februari 2026 9:58

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      Senin, 9 Februari 2026 5:38

      DPRD Kota Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

      DPRD Kota Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

      Minggu, 8 Februari 2026 15:38

      Legislator Banten perjuangkan huntap penyintas bencana 2020 dibangun

      Legislator Banten perjuangkan huntap penyintas bencana 2020 dibangun

      Kamis, 5 Februari 2026 15:45

  • Ekonomi
    • Disperindag Lebak ingatkan pedagang tak jual sembako di atas HET

      Disperindag Lebak ingatkan pedagang tak jual sembako di atas HET

      Minggu, 15 Februari 2026 17:14

      SPKLU 400 kW pertama berteknologi split charger hadir di Banten

      SPKLU 400 kW pertama berteknologi split charger hadir di Banten

      Minggu, 15 Februari 2026 16:05

      Pemkab Lebak jaga kawasan LP2B tidak dialihfungsikan

      Pemkab Lebak jaga kawasan LP2B tidak dialihfungsikan

      Minggu, 15 Februari 2026 12:54

      ROMAN luncurkan 11 koleksi granit premium seri Xtra 100x100

      ROMAN luncurkan 11 koleksi granit premium seri Xtra 100x100

      Minggu, 15 Februari 2026 11:48

      Pertamina Patra RJBB hentikan penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang

      Pertamina Patra RJBB hentikan penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang

      Sabtu, 14 Februari 2026 18:11

  • Gaya Hidup
    • Candi Borobudur beri promo tiket sunrise dan sunset Imlek 2577

      Candi Borobudur beri promo tiket sunrise dan sunset Imlek 2577

      Minggu, 15 Februari 2026 10:24

      Begini solusi cerdas hilangkan debu dan tungau di rumah dan kantor

      Begini solusi cerdas hilangkan debu dan tungau di rumah dan kantor

      Jumat, 13 Februari 2026 1:43

      Ini waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa Ramadhan

      Ini waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa Ramadhan

      Selasa, 10 Februari 2026 15:37

      Tribute to Koes Plus, Cara SBY Merawat Ingatan Musik Indonesia

      Tribute to Koes Plus, Cara SBY Merawat Ingatan Musik Indonesia

      Senin, 9 Februari 2026 14:23

      Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

      Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

      Minggu, 8 Februari 2026 11:16

  • Olahraga
    • Semen Padang menyerah dari tuan rumah Arema FC 0-3

      Semen Padang menyerah dari tuan rumah Arema FC 0-3

      Minggu, 15 Februari 2026 20:19

      Cedera, kiper Bayern Manuel Neuer diperkirakan absen tiga pekan

      Cedera, kiper Bayern Manuel Neuer diperkirakan absen tiga pekan

      Minggu, 15 Februari 2026 20:09

      JPE mantab pimpin klasemen Proliga setelah kalahkan Popsivo Polwan

      JPE mantab pimpin klasemen Proliga setelah kalahkan Popsivo Polwan

      Minggu, 15 Februari 2026 19:27

      Cristian Chivu bicara soal kemenangan Inter Milan

      Cristian Chivu bicara soal kemenangan Inter Milan

      Minggu, 15 Februari 2026 9:29

      Ini harapan Umuh Muchtar pada Persib Bandung di ACL

      Ini harapan Umuh Muchtar pada Persib Bandung di ACL

      Minggu, 15 Februari 2026 7:53

  • Kesra
    • Pemprov Banten percepat akses layanan lewat Pos Kesehatan Merah Putih

      Pemprov Banten percepat akses layanan lewat Pos Kesehatan Merah Putih

      Minggu, 15 Februari 2026 18:47

      2026, Dinkes Lebak targetkan CKG sasar 750 ribu jiwa

      2026, Dinkes Lebak targetkan CKG sasar 750 ribu jiwa

      Minggu, 15 Februari 2026 15:25

      Pertamina Patra Niaga RJBB dukung kelas parenting di Indramayu

      Pertamina Patra Niaga RJBB dukung kelas parenting di Indramayu

      Minggu, 15 Februari 2026 14:47

      Ternyata MBG serap hampir satu juta tenaga kerja lewat dapur SPPG

      Ternyata MBG serap hampir satu juta tenaga kerja lewat dapur SPPG

      Minggu, 15 Februari 2026 13:44

      Wamenkes: layanan Cath Lab di RSUD Tangerang setara RS nasional

      Wamenkes: layanan Cath Lab di RSUD Tangerang setara RS nasional

      Sabtu, 14 Februari 2026 21:28

  • Polhukam
    • Polda Banten ringkus 6 tersangka pengangkutan 16 motor tanpa dokumen

      Polda Banten ringkus 6 tersangka pengangkutan 16 motor tanpa dokumen

      Sabtu, 14 Februari 2026 13:12

      Gelapkan dana umroh, warga Serang ditangkap Polisi

      Gelapkan dana umroh, warga Serang ditangkap Polisi

      Sabtu, 14 Februari 2026 2:56

      Sejumlah SPPG Polri dilengkapi kemandirian pangan

      Sejumlah SPPG Polri dilengkapi kemandirian pangan

      Jumat, 13 Februari 2026 12:05

      Polda Banten dorong penghijauan pascatambang di Banten

      Polda Banten dorong penghijauan pascatambang di Banten

      Jumat, 13 Februari 2026 6:53

      Polda Banten perkuat "green policing" penindakan pidana lingkungan

      Polda Banten perkuat "green policing" penindakan pidana lingkungan

      Kamis, 12 Februari 2026 21:17

  • Banten Dalam Foto
    • Kebakaran pabrik cat di Tangerang

      Jumat, 13 Februari 2026 18:49

      Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

      Jumat, 13 Februari 2026 18:47

      Pemeriksaan Bahar bin Smith

      Jumat, 13 Februari 2026 18:45

      Sidang isbat nikah terpadu di Kota Tangerang

      Jumat, 13 Februari 2026 18:43

      Sungai Cisadane tercemar pestisida

      Jumat, 13 Februari 2026 18:40

Mencermati keberadaan teroris di Makassar

Rabu, 31 Maret 2021 10:28 WIB

Mencermati keberadaan teroris di Makassar

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan sisa-sisa ledakan dugaan bom bunuh diri di gerbang Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc

Dua orang terduga teroris berinisial RZ (44) dan AZ (22) yang disasar dalam aksi penggerebekan itu. Keduanya punya kekerabatan yakni sebagai menantu dan mertua

Makassar (ANTARA) - Awal 2021, Kota Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan yang dikenal dengan julukan Kota Metropolitan Timur, juga terkenal dengan sebutan Kota Daeng (ciri khas suku Makassar, sebutan kepada yang lebih tua), mulai dikait-kaitkan dengan keberadaan teroris.

Pada 6 Januari 2021, gabungan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dan Brimob Polda Sulsel melakukan penggerebekan di sebuah rumah Cluster Biru, Perumahan Villa Mutiara, di Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Baca juga: MUI Kabupaten Lebak kutuk pelaku teror bom bunuh diri di Makassar

Dua orang terduga teroris berinisial RZ (44) dan AZ (22) yang disasar dalam aksi penggerebekan itu. Keduanya punya kekerabatan yakni sebagai menantu dan mertua.

Kedua terduga teroris itu disebut-sebut merupakan bagian dari jaringan kelompok Anshor Daulah Islamiyah (ADI), dan keberadaan mereka sudah terpantau cukup lama sebelum penggerebekan dilakukan.

Terduga teroris RZ alias Ri (menantu) dan MA alias AZ (mertua) itu pun akhirnya meninggal dunia karena melakukan perlawanan kepada polisi saat akan ditangkap dan dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan.

Selain kedua terduga teroris itu, polisi juga membawa 18 orang ke Mabes Polri di Jakarta untuk dilakukan pendalaman, termasuk satu orang yang dibawa menyusul setelah menjalani perawatan akibat luka tembak.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan 18 orang itu diambil dari dua rumah di Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

"Ada 20 orang semua, dua yang meninggal dunia dan 18 orang diamankan untuk dibawa ke Mabes oleh anggota Densus," ujar Irjen Pol Merdisyam.

Versi polisi, belasan orang itu merupakan kerabat dekat dari kedua terduga teroris RZ (mertua) dan AZ (menantu) yang tewas tertembak setelah melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam maupun senapan angin.

Irjen Merdisyam juga mengungkapkan bahwa terduga teroris RZ dan AZ yang tewas tertembak itu pernah dicegah keberangkatannya ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS pada 2016.

"Tahun 2016 dicegah di Bandara Soekarno Hatta. Saat itu, mereka bersama keluarganya akan bergabung dengan ISIS di Suriah, tapi langsung dicegah," ujarnya.

Sejak pencegahan itu, aktivitas terduga teroris tersebut terus dipantau, dan keduanya memiliki jaringan yang sangat luas dan sudah baiat kepada khilafah atau ISIS pada 2015 di Ponpes Aridho Pimpinan Ustaz Basri.

Menurut pandangan tetangga di perumahan elite itu, Ri dan AZ (nama yang dikenal warga setempat) sering bersikap tertutup.

Rahman, salah seorang warga Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru mengungkapkan bahwa keduanya sering melakukan pengajian dan jika ada tetangga mendekat langsung dilarang.

"Kalau warga di sini mau mendekat, itu dilarang. Teman-temannya biasa datang kumpul-kumpul melakukan pengajian-pengajian. Kami tidak tahu karena hanya sebatas memantau saja," kata Rahman.

Para tetangga pun mengetahui beberapa kali AZ mengajak rekan-rekan-nya dari luar kompleks untuk melakukan kajian-kajian agama yang semuanya memakai gamis.

Jenazah kedua teroris itu kemudian dimakamkan di salah satu tempat pemakaman umum (TPU) di Gowa, sekitar 20 kilometer dari Kota Makassar.

Ledakan bom
Semenjak aksi penangkapan kelompok terduga teroris di perumahan elite di Kota Makassar itu, sejumlah pihak mulai menduga-duga, bahkan ada yang mengkhawatirkan kemungkinan terjadi aksi bom bunuh diri ala teroris.

Analis Utama Intelijen Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian Indonesia Brigadir Jenderal Polisi Ibnu Suhendra mengatakan dua terduga teroris yang tewas tertembak RZ dan AZ itu sebelumnya sudah merencanakan aksi bom bunuh diri.

"Keduanya itu sudah meniatkan dan merencanakan bom bunuh dirinya. Mengenai di mana dan kapan itu kami belum dapat," ujar Ibnu.

Ia mengatakan kedua terduga teroris ini sudah melakukan persiapan panjang untuk menyukseskan niatnya itu, salah satunya berlatih secara rutin menembak di hutan dan naik gunung (i'dad).

Bukan cuma itu, sarana pendukung untuk memuluskan niatnya itu juga sudah disiapkan, berupa beberapa pucuk senapan angin laras panjang jenis PCP, target sasaran tembak, korek kayu, dan peralatan lain.

"Kami bergerak cepat. Mereka semua ini sudah melakukan persiapan panjang. Mereka rutin naik gunung dan latihan menembak," ucap-nya.

Kekhawatiran polisi terhadap RZ dan AZ yang akan melancarkan aksi bom bunuh diri di Makassar itu dapat dicegah dengan terbunuhnya kedua terduga teroris itu.

Namun, akhirnya bom bunuh diri terjadi juga di Kota Makassar, meski RZ dan AZ telah berada di alam baka, karena terduga teroris lainnya yang melakukannya.

Dugaan dan kekhawatiran masyarakat pun akhirnya menjadi kenyataan, ketika ledakan bom terjadi di gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3) sekitar pukul 10.30 WITA.

Sebanyak 20 orang warga yang berada di sekitar lokasi ledakan bom, termasuk seorang petugas keamanan yang berupaya menghalau kedatangan sepeda motor yang dikendarai sepasang suami istri pelaku bom bunuh diri itu.

Namun, luka yang diderita para korban umumnya masih dapat disembuhkan, sehingga satu demi satu korban ledakan bom kembali ke rumah, setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Menurut Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ledakan bom itu merupakan aksi bunuh diri yang sering disebut society boomber, yakni menggunakan jenis bom panci, namun membawa ledakan cukup besar sehingga berpengaruh dengan daya ledak-nya.

"Jadi kegiatan mereka terjadi saat ini, kita ketahui, adalah ledakan, adalah society bom, menggunakan jenis bom panci, dan itu terkait dengan pengungkapan," ujar Sigit.

Penanggulangan terorisme
Aksi bom bunuh diri di gerbang Katedral Makassar itu merupakan bukti nyata keberadaan teroris di Kota Daeng, dan berbagai pihak spontan bersuara, mengutuk, bahkan mendesak aparat kepolisian untuk bekerja maksimal mengusut tuntas jaringan pelaku bom bunuh diri itu.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman mengemukakan peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Makassar itu telah mencederai toleransi beragama di daerah itu.

"Kita berduka yang sangat mendalam dan meminta kepada aparat bahwa ini harus ditelusuri dan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulsel, Andi Sudirman mengecam tindakan seperti ini dan mendukung pihak aparat keamanan untuk terus menelusuri dalang dan pelaku bom bunuh diri itu.

"Kami dukung gerakan dan tindakan secara tegas dan terukur oleh kepolisian baik pusat maupun daerah dan juga aparat TNI dan semua yang kemudian bergerak secara bersama untuk menuntaskan kasus ini," tutur-nya.

Selain itu tindakan tersebut bukan bagian dari agama tertentu, meskipun mengatasnamakan agama. "Ini adalah merusak hubungan yang terjadi selama ini di negara NKRI," katanya.

Forum Kerukunan Umat Beragama Sulsel juga mengutuk keras perilaku keji yang dilakukan oleh kawanan terduga teroris, termasuk ketika membawa nama agama.

"Tentu saja perlu dikutuk, majelis kerukunan umat beragama mengutuk tindakan keji ini yang merusak orang lain dan ini sangat-sangat terkutuk," kata Ketua FKUB Sulsel Prof Rahim Yunus.

Prof Rahim mengatakan dilihat dari sudut mana saja, semua agama tidak membenarkan hal ini, kita mengharapkan perdamaian dan persatuan dan kerukunan. Meski berbeda-beda sesuai ajaran agama, tetapi kita tetap satu di Indonesia ini.

Politisi asal Kota Daeng yang kini menjabat Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas pun berharap aparat kepolisian dapat mewujudkan harapan publik itu.

"Kita berharap penyelidikan secara maksimal untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya di Makassar," ucap-nya saat MoU Badan Legislasi DPR bersama Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar, Selasa (30/3).

Selain mengutuk pelaku bom bunuh diri itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengajak seluruh pemuda untuk ikut melawan aksi terorisme, dan tidak mudah terpengaruh ajakan paham radikalisme yang bisa merusak sendi kehidupan karena berlawanan dengan ajaran agama mana pun.

"Teroris itu musuh kita, kita mengutuk keras. Mereka mengira kita akan terpecah belah, namun lewat kronologi ini masyarakat Makassar terlihat semakin kuat, dan bersatu. Kita jangan kalah atas kejadian tak terpuji ini," ujarnya saat diskusi bersama organisasi pemuda lintas agama di Makassar, Senin (29/3).

Pria yang akrab disapa Danny Pomanto itu menegaskan peristiwa teror bom bunuh diri di gerbang Gereja Katedral, tidak akan mempengaruhi kekuatan kesatuan bangsa, apalagi memecah belah persatuan NKRI.

Pihaknya terus mengimbau agar masyarakat tidak menyebarluaskan hal-hal negatif atas kejadian ini di sosial media, serta bijak menyikapi persoalan yang menimpa bangsa ini.

"Saya di sana kemarin (lokasi ledakan) dan antisipasi kita membuat cepat video imbauan bersama pihak TNI Polri agar masyarakat tak perlu panik dan takut. Tetapi tetap waspada. Jangan menyebar foto-foto aksi bom di sosial media. Dan terbukti hari ini kita menunjukkan keberanian dan persatuan kita," ujarnya.

Pada kesempatan itu perwakilan pemuda Katolik juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kota Makassar atas gerak cepatnya meredam kepanikan masyarakat atas aksi tersebut. Sebab, tidak ada satupun agama yang membenarkan ajaran untuk membunuh orang tidak bersalah apalagi menebar teror.

Kini, Danny Pomanto melibatkan para pemuda lintas agama untuk bersama-sama melawan paham radikalisme dan menjadi pelopor penjaga kedamaian antarumat beragama.

"Dua pelaku bom bunuh diri ini ternyata masih muda, berusia sekitar 23 tahun. Ini adalah usia emas pemuda dan sekarang jaringan teroris itu menjadikan pemuda sebagai targetnya," ujarnya.

Danny bermaksud membuat pasukan lintas agama untuk mengawal acara-acara keagamaan di Kota Makassar pascateror bom di Gereja Katedral Makassar.

Pasukan lintas agama yang akan dibentuk itu terdiri atas komunitas kepemudaan.

Setidaknya dalam beberapa perayaan keagamaan seperti Hari Raya Paskah pada 4 April, Bulan Ramadhan dan Idul Fitri pada pertengahan Mei mendatang.

Pewarta: Anwar Maga
Editor : Sambas
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Ini identitas buronan teroris bom Katedral Sulsel

Ini identitas buronan teroris bom Katedral Sulsel

13 Desember 2021 21:38

Sidang praperadilan dua tersangka teroris di PN Makassar ditunda

Sidang praperadilan dua tersangka teroris di PN Makassar ditunda

8 Juli 2021 03:01

Densus 88: Dugaan keterkaitan Munarman dengan JAD Makassar didalami

Densus 88: Dugaan keterkaitan Munarman dengan JAD Makassar didalami

5 Mei 2021 22:50

Polri jelaskan total 31 terduga teroris ditangkap pascabom Makassar

Polri jelaskan total 31 terduga teroris ditangkap pascabom Makassar

14 April 2021 22:06

Ketum MUI: Bom bunuh diri dalam kondisi damai haram dan tidak syahid

Ketum MUI: Bom bunuh diri dalam kondisi damai haram dan tidak syahid

1 April 2021 21:24

Kapolri jelaskan 23 orang ditangkap terkait bom Gereja Kathedral Makassar

Kapolri jelaskan 23 orang ditangkap terkait bom Gereja Kathedral Makassar

31 Maret 2021 23:08

Dua terduga teroris di Tulungagung dan Nganjuk ditangkap Densus 88

Dua terduga teroris di Tulungagung dan Nganjuk ditangkap Densus 88

31 Maret 2021 14:06

MUI Kabupaten  Lebak kutuk pelaku teror bom bunuh diri di Makassar

MUI Kabupaten Lebak kutuk pelaku teror bom bunuh diri di Makassar

30 Maret 2021 17:33

Terpopuler

Cemaran aliran kali Tangsel diduga dari gudang pestisida terbakar

Cemaran aliran kali Tangsel diduga dari gudang pestisida terbakar

11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

Aliran sungai di Serpong Tangsel diduga tercemar bahan kimia

Aliran sungai di Serpong Tangsel diduga tercemar bahan kimia

DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

Persib Bandung percaya diri hadapi tuan rumah Ratchaburi FC

Persib Bandung percaya diri hadapi tuan rumah Ratchaburi FC

Top News

  • 11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

    11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

    10 Februari 2026 14:28

  • Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    5 Februari 2026 15:24

  • KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    4 Februari 2026 13:31

  • Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

    Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

    2 Februari 2026 15:30

  • Wow, harga emas Antam hari ini tembus Rp2.917.000 per gram

    Wow, harga emas Antam hari ini tembus Rp2.917.000 per gram

    26 Januari 2026 09:07

Antara News banten
banten.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Banten
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kesra
  • Polhukam
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com