Serang (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Al Bantani Kabupaten Serang, Banten, bersiap membentuk anak perusahaan untuk mengelola bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya air di daerah tersebut.

Direktur Perumda Tirta Al Bantani Kabupaten Serang, Eli Mulyadi, dalam keterangannya di Serang, Kamis, mengatakan bahwa langkah ini merupakan strategi perusahaan dalam memanfaatkan sumber mata air potensial yang berada di Desa Sukacai dan Citaman, Kecamatan Baros.

"Pembentukan anak perusahaan ini dalam rangka pengembangan diversifikasi usaha. Jadi selain penyediaan air bersih, kita juga memanfaatkan sumber mata air Citaman dan Sukacai di Baros, sehingga diperlukan anak perusahaan untuk mengelola," ujar Eli usai menghadiri Rapat Tahunan Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Baca juga: Perumda Tirta Al Bantani Serang raih predikat badan publik informatif

Dia menjelaskan, sejumlah lini usaha yang direncanakan akan dikelola oleh entitas baru tersebut meliputi produksi AMDK, penjualan air curah menggunakan mobil tangki, penyediaan air galon, pengelolaan depot air isi ulang, hingga jasa cuci kendaraan.

Rencana ekspansi dan diversifikasi bisnis tersebut, kata dia, telah diajukan dan mendapat persetujuan dalam Rapat Tahunan KPM. Selanjutnya, perusahaan akan menyusun kajian kelayakan (feasibility study) secara mendalam.

"Untuk detail nya tentu harus ada kajian kelayakan dan sebagainya pada tahapan selanjutnya. Akan tetapi, yang terpenting saat ini adalah kami sudah mengantongi persetujuan KPM dalam rangka optimalisasi sumber mata air di Desa Citaman dan Sukacai agar dapat dikelola dalam bentuk air kemasan," terangnya.

Baca juga: BUMD Serang salurkan tandon dan air bersih ke warga terdampak krisis air

Sebagai informasi, Rapat Tahunan KPM Perumda Tirta Al Bantani Kabupaten Serang juga membahas sejumlah agenda penting lainnya, di antaranya Penetapan penggunaan laba rugi Tahun Buku 2025, Persetujuan rencana pengembangan diversifikasi usaha.

Pembahasan usulan dukungan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah (PMPD) pada APBD Perubahan 2026 untuk mendukung Program APBN Cikeusal-Petir 2026.

Dan pembahasan usulan dana PMPD Tahun Anggaran 2027 untuk mendukung Program APBN pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ciruas-Kragilan berkapasitas 2x40 liter per detik.

Baca juga: Perumdam Serang beri pelatihan dan sertifikasi manajemen air minum



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026