Serang (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Serang, Banten, mencatat sebanyak 1.201 jamaah calon haji telah memenuhi seluruh syarat kesehatan dan kemampuan (istita'ah), sehingga siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Serang, Abdul Hakim, di Serang, Kamis, menyampaikan bahwa ribuan jamaah tersebut akan diberangkatkan secara bertahap dan dibagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter).

"Seluruh jamaah telah dinyatakan memenuhi syarat istita'ah dan siap diberangkatkan. Harapannya jamaah kita selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci," ujarnya.

Baca juga: Bupati Serang ingatkan JCH taati aturan di tanah suci

Adapun rincian pembagian keempat kloter untuk total 1.201 jamaah calon haji Kabupaten Serang adalah kloter 3 sebanyak 392 jamaah, kloter 6 sebanyak 393 jamaah, kloter 14 sebanyak 392 jamaah, kloter 22 sebanyak 23 jamah.

Ia juga menyoroti dukungan optimal dari Pemerintah Kabupaten Serang. Seluruh biaya operasional penyelenggaraan, yang meliputi pemberangkatan hingga kepulangan jamaah haji ke Tanah Air, telah ditanggung sepenuhnya oleh keuangan pemerintah daerah.

Kemenag mengapresiasi kebijakan Bupati beserta jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang yang telah mengalokasikan anggaran khusus demi kelancaran ibadah ribuan warga Serang tersebut.

Baca juga: Jamaah calon haji Lebak diberangkatkan ke tanah suci 15 Mei

Sebagai langkah awal rangkaian ibadah haji asal Serang tahun ini, pemerintah daerah secara resmi melepas keberangkatan jamaah kloter 3 menuju Asrama Haji Cipondoh, Tangerang.

"Kloter perdana ini membawa 392 jamaah dengan rincian 172 laki-laki dan 219 perempuan. Dan untuk jamaah termuda yakni atas nama Muhammad Yusuf Al-Hamdani 13 tahun asal Kecamatan Kopo dan jamaah tertua Dayanuri Abdul Karim 91 tahun asal Kecamatan Waringinkurung," katanya.

Guna menjamin kelancaran dan kesehatan jamaah, Kloter 3 didampingi oleh sembilan orang petugas, yang mencakup satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, dua Petugas Haji Daerah (PHD), dua Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dan tiga orang perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU).

Sesuai jadwal yang ditetapkan, jamaah Kloter 3 akan diterbangkan menuju Madinah dari bandara embarkasi menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada Jumat (24/4) pukul 11.55 WIB, dan direncanakan tiba kembali di Indonesia pada 4 Juni 2026 pukul 12.45 WIB.

Baca juga: Menteri Imipas minta masyarakat tak paksa berhaji secara ilegal



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026