Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, berkomitmen terus meningkatkan mutu pendidikan dengan memprioritaskan lima program utama guna melayani ratusan ribu peserta didik yang tersebar di wilayah tersebut.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Selasa, mengatakan cakupan layanan pendidikan di Kabupaten Serang saat ini sangat masif. Fasilitas yang tersedia meliputi 746 sekolah dasar(SD), 208 sekolah menengah pertama (SMP), serta lebih dari 1.118 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) negeri maupun swasta.

"Jumlah satuan pendidikan itu melayani ratusan ribu peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Hal ini jelas menunjukkan bahwa sektor pendidikan merupakan urusan strategis yang membutuhkan perhatian, kolaborasi, dan kerja sama nyata dari seluruh pihak," ujar Zakiyah.

Baca juga: Bupati Serang raih penghargaan Top Pembina BUMD 2026

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Serang menjalankan lima program prioritas, yakni peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, program beasiswa pendidikan, penanganan anak tidak sekolah (ATS), serta penguatan pendidikan karakter.

"Pemberian beasiswa bagi tenaga pendidik merupakan investasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Serang yang unggul dan berdaya saing," tambahnya.

Selain lima program pokok tersebut, Bupati juga menekankan peran sekolah sebagai pusat pembentukan budaya hidup bersih dan sehat bagi generasi muda.

Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah), ia mengimbau seluruh tenaga pendidik dan siswa untuk membiasakan penggunaan botol minum sendiri guna menekan volume sampah plastik. Pemkab juga menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui kerja bakti pembersihan lingkungan sekolah secara rutin setiap Selasa dan Jumat.

Baca juga: Ukur kinerja ASN, Pemkab Serang terapkan manajemen talenta

Pada kesempatan yang sama, Mendes PDT, Yandri Susanto, menyatakan dukungannya untuk membangkitkan semangat para tenaga pendidik.

Ia menginisiasi perlombaan apresiasi bagi guru dan kepala sekolah terbaik dengan total hadiah sebesar Rp200 juta yang bersumber dari dana pribadinya.

”Ini akan diumumkan oleh panitia yang objektif terpercaya, tidak karena kedekatan atau pertemanan, tapi benar-benar kita cari yang terbaik,” tegasnya.

Baca juga: Diplomat Trip 2026 jadi sarana promosi wisata unggulan Banten



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026