Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyiapkan 20 ribu lowongan pekerjaan pada 2026 melalui berbagai program unggulan seperti bursa kerja, pelatihan kerja dan lainnya untuk menurunkan angka pengangguran terbuka.
"Kita sudah siapkan sejumlah program prioritas dalam menurunkan angka pengangguran terbuka dengan menyediakan 20 ribu lowongan kerja," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti di Tangerang, Banten, Sabtu.
Pemkot Tangerang, katanya, juga memaksimalkan lima balai latihan kerja (BLK), yang sudah dibangun di tahun sebelumnya dengan fokus mencetak tenaga kerja berdaya saing.
"Targetnya, kami bisa menyerap sekitar lima ribu tenaga kerja dari program-program yang akan direalisasikan pada tahun ini," kata Yeti.
Baca juga: Disnaker Tangerang bagikan info lowongan baru setiap hari lewat medsos
Sementara itu, berdasarkan data di sektor ketenagakerjaan sepanjang tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) diproyeksikan menurun menjadi 5,89 persen pada 2025 dari 5,92 persen pada tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menambahkan upaya lain yang akan dimaksimalkan pada tahun ini adalah memperluas kerja sama dengan perusahaan dalam program bursa kerja khusus (BKK) di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk penempatan lulusan langsung bekerja.
Saat ini, sudah ada 116 BKK yang terbentuk dan semuanya telah memiliki kontribusi positif dalam penyaluran lulusan ke perusahaan.
Baca juga: Bursa kerja 2025 di Tangerang serap 3.000 pelamar
Berdasarkan data, kata dia, pada 2025 ada 6.206 lulusan dari BKK yang telah diterima di perusahaan dan langsung bekerja.
Hal ini menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran terbuka.
"Program BKK telah berkontribusi besar dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Tangerang. Maka itu, kerja sama dengan perusahaan, kita perluas agar semakin banyak. Kesepakatan dengan perusahaan akan kita buat dalam waktu dekat," ujarnya.
Baca juga: Disnaker Kota Tangerang buka magang di tiga perusahaan
