Serang (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten mempercepat perbaikan empat ruas jalan provinsi yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata Anyer, Carita dan Sawarna sebagai bagian dari kesiapan infrastruktur menghadapi libur panjang akhir tahun.
Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan sejumlah ruas yang menghubungkan pusat pergerakan masyarakat ke destinasi pantai kini dikejar progres perbaikannya.
“Kalau yang menjadi kewenangan provinsi ini ada empat ruas yang layaknya dengan wisata ya, mulai dari yang pendukung ke Anyer ada dua, dari Pakupatan–Palima–Cinangka sama Simpang Taktakan–Gunung Sari–Anyer,” ujar dia di Kota Serang, Senin.
Baca juga: Pemprov Banten mitigasi cuaca ekstrem hingga macet jelang Nataru
Ia menambahkan dua ruas lain yang menuju Pantai Carita juga tengah dikebut. “Kemudian ke Pantai Carita yang mengenai Mandalawangi–Caringin sama ke Sawarna–Saketi–Malimping, nah itu sedang kita kejar sekarang progresnya untuk perbaikan,” kata Arlan.
Total panjang perbaikan mencapai lebih dari 100 kilometer. “Target kita sih H-10 lah harus sudah dalam kondisi baik. Teman-teman sudah berjalan dari kemarin karena ini kan rutin tiap tahun kita mempersiapkan aksesoris Natal-Tahun Baru),” katanya.
Selain infrastruktur jalan, mitigasi bencana juga disiapkan mengingat sejumlah wilayah rawan banjir dan longsor.
“Kalau yang rawan bencana kita sudah buat koordinasi dengan BPBD juga, termasuk kita juga menyiapkan posko siaga, termasuk alat berat dan personel,” ujarnya.
Baca juga: Pertamina Patra RJBB pastikan layanan SPBU KM 57A siap hadapi libur Nataru
Arlan menyampaikan tahun ini jumlah posko ditambah. “Sebelumnya kita empat posko, nah sekarang dapat masukan dari Pak Sekda menambah posko di Malimping. Jadi nanti kita akan buat lima posko,” katanya.
Sebanyak 760 personel dan lebih dari 120 unit alat pendukung akan disiagakan. Posko tersebar di Tangerang, Serang, Pandeglang, Cikoneng, Rangkasbitung, dan tambahan di Malimping.
Sejumlah titik rawan longsor dan banjir menjadi perhatian khusus. “Yang rawan bencana itu kan daerah perbukitan, biasanya mungkin nanti yang di Bayah–Cikotok–Batas Jabar (Jawa Barat), Saketi, Malimping juga termasuk salah satu yang punya risiko, termasuk yang akses ke Gunung Luhur Citorek,” ujar Arlan.
Ia menyebut kondisi jalan provinsi relatif baik meski masih terdapat titik berlubang.
“Kalau jumlah jalan yang berlubang, hampir semua jalan pasti ada lubang ya, tapi kita kondisi mantap sudah 94 persen. Mudah-mudahan target tahun ini, nanti akhir tahun 2025 kita naik satu persen sekian jadi 95 persen sekian lah sudah dalam kondisi mantap,” katanya.
Baca juga: Perkuat kamtibmas Nataru, Polda Banten optimalisasi PAM Swakarsa
