Serang (ANTARA) - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) memperkuat kolaborasi nya dengan SMK Walang Jaya melalui inisiatif kios guna mencetak siswa yang mandiri dan siap kerja lewat pengalaman bisnis nyata di lingkungan sekolah.
EVP Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, dalam keterangannya di Serang, Selasa, mengatakan pendidikan vokasi merupakan kunci penting dalam melahirkan generasi muda yang kompeten menghadapi dunia industri.
"Melalui kolaborasi ini, siswa tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mengasah kemampuan manajerial dan finansial yang menjadi bekal penting saat mereka terjun ke dunia industri," kata Chandra.
Baca juga: ESQ lakukan kolaborasi, 12.000 partisipan Amazing You 5 jadi saksi
Program ini dirancang sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan sektor industri. Siswa dari berbagai jurusan, mulai dari Teknik Otomotif hingga Akuntansi, dilibatkan langsung dalam mengelola kios ritel telekomunikasi dengan pendampingan tim Indosat.
Dalam pelaksanaannya, para siswa belajar menjalankan operasional harian, mencatat transaksi keuangan, hingga melayani pelanggan secara profesional. Aktivitas ini diakui sebagai bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam kurikulum sekolah.
Kepala Sekolah SMK Walang Jaya Gatot Edi Sabekti menyambut positif sinergi tersebut. Menurutnya, pengalaman langsung dari praktisi industri sangat krusial untuk membangun mentalitas kerja siswa.
"Pengalaman ini sangat berharga dalam membentuk kepercayaan diri dan kemandirian mereka menghadapi dunia kerja di masa depan," ujar Gatot.
Dengan total lebih dari 2.800 siswa, SMK Walang Jaya berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan lulusannya. Selain praktik bisnis, kolaborasi ini juga mencakup pelatihan literasi digital dan seminar teknologi seluler untuk memperkaya wawasan teknis siswa.
Baca juga: AI Experience Center Jayapura Papua, pertama di Indonesia Timur
