Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, menyerahkan bantuan tiga unit traktor kepada para petani di Kecamatan Padarincang sebagai wujud komitmen dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah tersebut.
"Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah proses olah lahan dan meningkatkan efisiensi kerja para petani," kata Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di sela-sela acara festival budaya dan pangan yang diinisiasi oleh petani setempat di Padarincang, Rabu.
Momen ini dinilai tepat karena sejalan dengan semangat perayaan Hari Pangan Sedunia. Zakiyah berharap bantuan ini bisa membantu para petani untuk meningkatkan aktivitas pertanian mereka.
Baca juga: Umah Tani Kota Serang sukses terapkan pertanian zero waste di lahan sempit
Ia menegaskan bahwa Pemkab Serang akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang bertujuan untuk memajukan sektor pertanian dan memberdayakan masyarakat.
"Kehadiran traktor modern ini diharapkan mampu mengatasi salah satu kendala yang kerap dihadapi petani, yaitu keterbatasan alat untuk pengolahan lahan secara cepat dan efektif," katanya.
Bantuan tiga alat dan mesin pertanian (alsintan) ini diterima langsung oleh perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Padarincang.
Baca juga: Bupati Serang lantik 55 ASN baru yang didominasi tenaga kesehatan
Sementara itu, Ketua Gapoktan Padarincang, Haris Munandar, menyatakan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan traktor tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pertanian, khususnya dalam persiapan masa tanam.
"Bantuan alat olah lahan ini tentu sangat bermanfaat bagi kami," kata Haris.
Ia menambahkan, meskipun kebutuhan akan alat pascapanen juga masih mendesak, dukungan untuk pengolahan lahan ini menjadi langkah penting untuk mendorong semangat dan produktivitas para petani di wilayahnya.
Dukungan ini merupakan bagian dari program Pemkab Serang untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dengan cara memodernisasi alat pertanian. Dengan adanya mekanisasi, diharapkan petani tidak hanya dapat meningkatkan hasil panen, tetapi juga menekan biaya produksi sehingga kesejahteraan petani dapat ikut terangkat.
Baca juga: Lulusan Sekolah Rakyat disebut dapat jaminan kerja dan beasiswa
