Serang (ANTARA) - Mengenal apa itu pendidikan vokasi dalam dunia ketenagakerjaan yang sering banyak didengar, terutama bagi kalian para pencari kerja.

Untuk diketahui, vokasi dalam dunia ketenagakerjaan merujuk pada pendidikan dan pelatihan praktis yang dirancang untuk membekali individu dengan keahlian teknis dan keterampilan.

Lebih tepatnya, pendidikan dan pelatihan praktis yang dirancang untuk membekali individu dalam keahlian teknis dan keterampilan spesifik agar siap langsung terjun ke dunia kerja. 

Baca juga: Kepala UPTD Latihan Kerja berikan motivasi peserta pelatihan kerja

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  Banten, Septo Kalnadi, vokasi merupakan pendidikan atau pelatihan yang menekankan metode 'learning by doing'.

"Tentunya melalui praktik langsung, agar lulusannya memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, serta dapat mengurangi pengangguran," kata Septo Kalnadi, di Serang, Kamis.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, salah satu ciri khas pendidikan vokasi adalah pembelajaran berbasis praktik langsung di laboratorium, bengkel, atau tempat kerja simulasi. Dengan metode ini, dapat mengasah keterampilan teknis yang akan mereka gunakan dalam pekerjaan sebenarnya. 

“Pembelajaran berbasis praktik ini memungkinkan para lulusan untuk mempelajari alat, mesin, dan teknologi terbaru yang digunakan di industri, sehingga mereka siap untuk terjun langsung ke dunia kerja,” ucapnya.

Baca juga: Disnakertrans Banten dorong generasi muda bersiap hadapi tantangan dunia kerja

Untuk itu, kata dia, keunggulan dari pendidikan vokasi adalah kerja sama dengan dunia industri. Sebab, banyak program vokasi menjalin kemitraan dengan perusahaan untuk memberikan pengalaman magang bagi mahasiswa. 

"Melalui magang, mahasiswa dapat memahami dunia kerja secara langsung sebelum lulus. Banyak lulusan vokasi bahkan mendapatkan pekerjaan melalui jalur magang ini," ucapnya. 

Namun bukan saja bekerja di industri, Septo mengatakan bahwa lulusan vokasi memiliki peluang besar untuk berwirausaha. 

"Dengan membekali keterampilan manajerial dan teknis, juga bisa menjalankan usaha sendiri," katanya menambahkan.

Menurut dia, lulusan vokasi dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran. 

"Jadi kemampuan berwirausaha ini menjadikan pendidikan vokasi sebagai solusi bagi masalah ketenagakerjaan,"ujarnya. (Adv)

Baca juga: Pelatihan berbasis kompetensi gelombang 3 Disnakertrans Banten dimulai



Pewarta: Mulyana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026