Tangerang (ANTARA) - Seminar Distinguished Guest Speaker (DGS) dalam rangkaian UPH Festival 2025 menghadirkan para tokoh terkemuka diantaranya dua menteri kabinet merah putih.
Mendikti Saintek RI Prof. Brian Yuliarto menyampaikan anak muda memiliki kekuatan besar untuk mengubah masa depan bangsa. Menurutnya, mahasiswa adalah kelompok elit yang memiliki peluang untuk mendorong percepatan kemajuan bangsa.
“Nikmati waktu kalian di universitas, kejarlah mimpi, dan jangan pernah menyerah. Buatlah inovasi yang bisa membuat bangsa kita bangga. Saya yakin, 15 sampai 10 tahun mendatang, kita akan melihat karya-karya besar dari anak muda Indonesia,” ucap Prof. Brian.
Baca juga: BEM UPH: organisasi mahasiswa ruang jalankan visi misi kampus
Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan pandangannya mengenai pemanfaatan teknologi, khususnya AI, untuk mendorong kemajuan layanan kesehatan nasional.
“Baik pendidikan maupun kesehatan memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan generasi mendatang dapat hidup lebih baik dibanding generasi sebelumnya. AI harus dilihat sebagai alat bantu—embrace AI. Jangan menjadikannya sebagai kompetitor, tetapi gunakan untuk mempercepat dan memperluas jangkauan pelayanan, misalnya meningkatkan diagnosis demi kesehatan masyarakat,” ujar Menkes Budi.
James Riady selaku Pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan menekankan pentingnya pembekalan mahasiswa sejak awal perkuliahan melalui UPH Festival.
“Di UPH Festival, mahasiswa mendapatkan pembekalan melalui seminar dan pengenalan kampus yang tepat. Harapannya, sejak hari pertama, mereka bisa menggali ilmu, belajar dari sesama, dan membentuk cara pandang terhadap dunia. Saya mendorong semua mahasiswa untuk memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya serta menggunakan seluruh sumber daya yang ada untuk mengembangkan diri dan berpikir kritis,” katanya.
Baca juga: 250 peserta pamerkan kuliner Indonesia ke dunia di kompetisi memasak
Universitas Pelita Harapan (UPH) mencatat ada 70 mahasiswa internasional dari Tiongkok, Timor Leste, Jerman, Iran, Jepang, Kenya, Nigeria, Myanmar, Pakistan, Filipina, dan Korea Selatan yang masuk dalam bagian 6.500 mahasiswa baru di tahun ini.
Rektor UPH Dr. Jonathan L. Parapak mengatakan UPH Festival 2025 berlangsung pada tanggal 14 – 16 Agustus 2025 dan menjadi gerbang awal bagi generasi baru UPH untuk memulai perjalanan akademik, spiritual, dan pengembangan karakter.
"Sebagai lembaga pendidikan, UPH memandang kampus sebagai tempat belajar yang holistik pengetahuan, iman, dan karakter menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman," ujarnya.
Baca juga: Rektor UPH sebut dua fakultas baru wujud menjawab tantangan masa depan
