Lebak (ANTARA) - Puskesmas Sajira Kabupaten Lebak dan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) TNI AD berkolaborasi untuk mendukung Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di alun-alun Sajira Lebak.
"Kita melayani 150 peserta CKG yang terdaftar dan semuanya warga Sajira," kata dr Rizal, petugas Puskesmas Sajira Kabupaten Lebak, Banten pada penutupan Karya Bakti Pusterad TNI AD di Lebak, Kamis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan CKG sebanyak 150 orang itu, kebanyakan masyarakat mengalami penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Pemeriksaan CKG itu di antaranya tensi, gula darah, tanda dan gejala (symptoms), namun tidak ada peserta yang dirujuk.
"Semua peserta CKG itu tidak ada yang dirujuk, namun mereka mendapatkan pengobatan," katanya menjelaskan.
Baca juga: Pusterad TNI AD tuntaskan karya bakti di Sajira Lebak
Menurut dia, pemeriksaan CKG untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan yang berpotensi berkembang menjadi penyakit akut.
Selain itu juga Program CKG dalam upaya promotif dan preventif melalui pemberian layanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
"Kami terus mengoptimalkan pemeriksaan CKG ke pelosok-pelosok desa," katanya.
Baca juga: Program Cek Kesehatan Gratis di Lebak sasar siswa sekolah
Sementara itu, Komandan Pusterad Letjen TNI AD Mochamad Safei mengatakan kegiatan karya bakti Pusterad tahun anggaran 2025 melibatkan berbagai kesatuan TNI AD dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah juga organisasi kemasyarakatan.
Karya bakti itu untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik, termasuk pemeriksaan CKG dan pengobatan.
"Kami berharap pemeriksaan CKG dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," katanya menjelaskan.
Sementara itu, Rohman, warga Sajira Kabupaten Lebak mengatakan dirinya merasa senang setelah mengikuti CKG dengan melampirkan identitas KTP kepada petugas medis Puskesmas Sajira.
"Kami saat dilakukan pemeriksaan CKG ternyata mengalami hipertensi dan langsung diobati," katanya.
Baca juga: Akademisi sebut CKG wujudkan generasi pintar dan sehat
