Tangerang (ANTARA) - Pengembang perumahan melakukan modifikasi desain jalan berupa peniadaan lampu merah, pembukaan akses baru, pengkajian ulang persimpangan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di kawasan Gading Serpong Tangerang yang mencapai 15.000 kendaraan per jam.
"Kita juga melakukan riset menyeluruh untuk menghadirkan solusi terhadap berbagai permasalahan lalu lintas. Hal ini untuk menghadirkan kota yang nyaman seiring pertumbuhannya. Apalagi, di Gading Serpong tercatat ada 120 ribu penduduk," kata Direktur Estate Management Paramount Land, Oktavianus Ekowibowo di Tangerang, Minggu.
Ia mengatakan akses baru yang dilakukan, di antaranya jalan Boulevard Sorrento menuju jalan Terusan PHG ke jalan Raya Serpong dan jalan Boulevard Raya Gading Serpong (Bundaran Paramount Plaza).
Baca juga: Lima ruas jalur arteri di Kota Tangerang dicanangkan bebas macet
Lalu, jalan Boulevard Matera menuju jalan Boulevard Raya Gading Serpong dan Jalan Soekarno, serta akses jalanan baru dari jalan Boulevard Gading Serpong ke BSD via Aniva dan via Pasadena Central District.
Kemudian, peningkatan kualitas lalu lintas dan konektivitas, di antaranya pelebaran jalan pada jalan Boulevard IlLago dan jalan depan Pasar Modern Paramount, perbaikan traffic jalan Boulevard Raya Gading Serpong dengan melakukan modifikasi desain dan penambahan putar balik, serta perapian landscape median dan tanggul di sepanjang jalan boulevard.
Pihaknya mencatat beberapa titik di Gading Serpong telah menjadi pusat keramaian dan pusat kegiatan masyarakat, di antaranya Bundaran Gading Serpong, Bundaran Paramount Plaza, Simpang BEZ Plaza, Kawasan Pisa Grande, Simpang Pasadena, hingga Jalan Tembus Gading Serpong-BSD.
“Perbaikan sistem lalu lintas dan peningkatan aksesibilitas kawasan ini juga merupakan komitmen perusahaan dalam mengembangkan kawasan bisnis yang tersebar di setiap sudut kota," katanya.
Baca juga: Aniva luncurkan produk komersial terbaru di Gading Serpong
Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu mengatakan selama beberapa tahun ini, Gading Serpong telah berkembang menjadi pusat bisnis dan kuliner favorit masyarakat yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
Pihaknya berkomitmen menghadirkan komersial terbaik yang sesuai selera dan kebutuhan masyarakat, tidak hanya membangun, tetapi juga ekosistem bisnis yang dapat berkembang secara jangka panjang melalui berbagai cara.
“Gading Serpong saat ini merupakan economic hub yang berkontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi di Tangerang Raya hingga Jabodetabek. Aktivitas bisnis tidak hanya memusat di satu tempat, tetapi menyebar secara merata," katanya.
Baca juga: Ada promo cicilan Rp50 juta per bulan beli hunian di Gading Serpong
