Tangerang (ANTARA) - USG Education, International education pathway provider terintegrasi di Indonesia meresmikan kampus baru di BSD Serpong Tangerang Banten yang mencerminkan rumah bagi para cendekiawan masa depan.
"Kampus baru ini bukan hanya sekadar fasilitas berstandar Internasional, melainkan representasi dari visi kami untuk menghadirkan ekosistem belajar yang menginspirasi, mendukung kreativitas, dan membentuk karakter," kata Adhirama G. Tusin selaku CEO USG Education dalam acara peresmian di Tangerang Rabu.
Ia mengatakan kampus ini mengusung konsep "Home of the Noble Scholars" dan filosofi pembelajaran yang mendorong nilai luhur, integritas, dan kepemimpinan berwawasan global.
Baca juga: USG Education kerja sama kenalkan siswa industri kreatif
Maka itu terdapat program unggulan seperti UJC untuk International High School Qualification Program, Uniprep untuk foundation program, UIC College sebagai pathway menuju berbagai universitas terkemuka dunia dan didukung oleh Unistart sebagai education and placement consultant.
“Kampus baru ini kami desain bukan hanya untuk mendukung pembelajaran, tapi juga untuk menginspirasi eksplorasi, kolaborasi, dan kreativitas yang melampaui ruang kelas," ujarnya.
Hingga saat ini USG Education telah meluluskan lebih dari 5.000 siswa yang tersebar di dalam maupun luar negeri dan berperan aktif di berbagai sektor industri mulai dari sektor pendidikan, keuangan, energi, digital, dunia kreatif, bisnis dan sektor lainnya.
Baca juga: Sinar Mas Land dan Jawa Timur Park Group hadirkan BSD Secret Zoo
Kepala Kampus USG Education BSD Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna menambahkan dalam rangkaian peresmian kampus, dilakukan juga UIC Creative Sociopreneurship Showcase 2025 dan melibatkan mitra ternama seperti PERSITA, Keraton Yogyakarta, Sebumi, BRI Ventures, hingga BADA.
Showcase ini menunjukkan mahasiswa mampu menyerap, beradaptasi dan memberikan solusi terhadap tantangan nyata di masyarakat. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat penting untuk mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia global, namun tetap memiliki akar nilai sosial dan empati.
"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan tugas, tetapi juga belajar berpikir sebagai pemimpin, inovator, dan individu yang peduli terhadap isu sosial dan industri. Kolaborasi dengan PERSITA dan mitra lainnya menjadi katalis penting dalam proses ini,” katanya.
Commercial Director Persita Tangerang Raya Evelyn Cathy mengatakan kolaborasi dengan mahasiswa untuk menciptakan solusi kreatif dalam dunia olahraga sangat penting bagi pengembangan brand dan keterlibatan komunitas.
“Kami berharap kolaborasi semacam ini bisa menjadi contoh nyata bahwa kemitraan antara dunia pendidikan dan industri bisa menciptakan solusi yang saling memperkaya,” ujar Evelyn.
Baca juga: Ice Ring Airdome pertama di Asia Tenggara dibangun di BSD Tangerang
