Serang (ANTARA) - TNI memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) hingga sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Desa Silebu dan Desa Sukajadi, Kabupaten Serang melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai upaya percepatan pembangunan di pedesaan.
Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto di Serang, Selasa, menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan.
"TMMD adalah bukti konkret kolaborasi untuk membangun dari pinggiran. Kegiatan ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujarnya.
TMMD ke-124 ini mencakup dua desa, yakni Desa Silebu dan Desa Sukajadi, dengan sasaran fisik yang menjadi prioritas meliputi pembangunan jalan sepanjang 541 meter, jembatan, gorong-gorong dua unit, RTLH delapan unit, peningkatan jalan lingkungan dua titik, rehabilitasi mushalla, pembangunan sumur bor lima unit, MCK, dan sejumlah infrastruktur dasar lainnya.
"Selain proyek fisik, TMMD juga menyasar program nonfisik berupa penyuluhan dan edukasi di berbagai bidang," katanya.
Baca juga: Pemkab Serang siap mewujudkan pendidikan bermutu
Beberapa materi yang disampaikan kepada warga mencakup bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, pertanian, hukum dan kamtibmas, pencegahan narkoba, keagamaan, KB, perikanan, lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, pelayanan publik, terorisme dan radikalisme, hingga upaya penanggulangan stunting serta penyuluhan kelembagaan masyarakat desa.
Pihaknya juga berpesan agar seluruh fasilitas yang dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat.
"Saya berharap masyarakat bisa merawat semua fasilitas yang kita bangun dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama," ujarnya.
Program TMMD ke-124 ini direncanakan berlangsung selama satu bulan ke depan dengan melibatkan personel TNI, aparat kepolisian, dan partisipasi aktif warga sekitar.
Baca juga: Cegah banjir, Pemkot Serang bongkar bangunan liar di atas saluran air
Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Haryadi, mengatakan TMMD adalah salah satu bentuk partisipasi TNI dalam rangka membantu pemerintah daerah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.
"Gotong royong antara masyarakat, TNI, dan Pemkab Serang diharapkan dapat memperkuat integrasi daerah yang bermuara kepada kesatuan bangsa," katanya.
Haryadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI khususnya Korem 064/MY dan Kodim 0602/Serang yang berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sehingga, melalui kegiatan TMMD diharapkan masyarakat lebih termotivasi untuk peduli dan aktif dalam pembangunan di daerahnya dengan berlandaskan gotong royong.
"Masyarakat merasa memiliki dan menjaga hasil pembangunan dari program TMMD ke-124 ini," ujarnya.
Baca juga: Satgas TMMD mulai buka akses jalan penghubung Serang ke Lebak
