Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan pengendalian aktivitas sahur on the road (SOTR) dan penggunaan petasan di lingkungan perumahan menjadi perhatian selama Ramadhan karena dapat mengganggu ketenangan masyarakat.
“Kami ingin Ramadhan berlangsung dengan penuh keberkahan dan ketenangan. Oleh karena itu, koordinasi dengan aparat keamanan harus ditingkatkan agar kegiatan seperti SOTR dan penggunaan petasan dapat dikendalikan dengan baik," kata Wali Kota Sachrudin di Puspemkot Tangerang, Senin.
Ia juga mengimbau masyarakat khususnya generasi muda untuk menjalankan ibadah puasa dengan cara yang lebih positif dan bermanfaat.
Baca juga: Polresta Tangerang tak larang SOTR, asal positif dan tertib
Oleh karena itu, di setiap kecamatan dan kelurahan telah dibuat berbagai kegiatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi waktu selama bulan Ramadhan.
"Tingkatkan pengawasan dan berikan pembinaan kepada anak muda melalui kegiatan yang positif selama bulan Ramadhan," ujarnya.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menambahkan bahwa pihaknya akan mengedepankan langkah-langkah persuasif untuk mencegah berbagai aktivitas meresahkan tersebut.
Namun demikian, Polres Metro Tangerang Kota juga akan menindak tegas sesuai dengan konsekuensi hukum bagi oknum masyarakat yang sengaja melanggar imbauan kamtibmas selama bulan suci Ramadhan.
"Kami mendorong masyarakat untuk mengisi bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan yang positif dan produktif. Seperti memperbanyak kegiatan ibadah, bertadarus, maupun iktikaf di masjid-masjid," katanya.
Baca juga: Polisi larang sahur di jalanan dan nyalakan petasan selama Ramadhan
