Kami memberikan toleransi bagi pedagang yang menjual makanan mengandung zat berbahaya dan beracunLebak (Antaranews Banten) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten (Disperindag) Lebak, Banten, menemukan makanan ikan asin dan jajanan terpapar zat berbahaya mengandung pengawet formalin, boraks, rhodamine B dan methanyl yellow.
"Kami memberikan toleransi bagi pedagang yang menjual makanan mengandung zat berbahaya dan beracun," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Saepudin saat melaksanakan pengawasan makanan menjelang Ramadhan di Lebak, Jumat.
Pengawasan makanan juga melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Ketahanan pangan juga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian.
Produk aneka makanan yang mengandung zat berbahaya ditemukan di sejumlah pasar tradisional diKabupaten Lebak.
Aneka makanan yang mengandung formalin, rhodamine B dan methanyl yellow terdapat pada ikan asin, baso, cilok, tahu goreng, dan ikan asin.
"Kami minta masyarakat agar hati-hati mengkonsumsi makanan karena khawatir terpapar zat berbahaya dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan," katanya.
Menurut dia, petugas pengawasan tersebut mengambil sampel makanan dari pedagang untuk ditindaklanjuti pemeriksaan di laboratorium milik pemerintah daerah.
Pemeriksaan laboratorium itu guna mengetahui adanya penggunaan zat berbahaya.
"Makanan yang masuk uji laboratorium bisa diketahui adanya zat berbahaya," katanya.
Ia mengatakan, peihaknya hingga kini masih memberikan toleransi bagi pedagang yang menjual zat berbahaya dan tidak diproses secara hukum.
Namun, jika mereka mengulang atau mengedarkan produk makanan yang berbahaya bagi kesehatan manusia kemungkinan bisa dijerat hukum.
Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk melindungi masyarakat sesuai Pasal 62 poin 1 dan 2 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
"Kami berharap pedagang tidak mengulang lagi menjual barang-barang yang mengandung bahan berbahaya," katanya menjelaskan.
Baca juga: DKP Banten Sidak Penjualan Makanan Di Pasar
Pewarta: MansyurEditor : Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026