Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar secara keliling di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Muhdorun di Tangerang, Senin mengatakan langkah ini dilakukan karena tim menemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan pada kegiatan sidak hari ini.

“Dalam waktu dekat Mobil Bang Saba yang akan menjajaki beras dengan harga di bawah pasaran pun akan segera keliling pemukiman warga. Ini menjadi deretan langkah, untuk menekan kenaikan harga yang terjadi di momen hari raya,” kata Muhdorun di Pasar Anyar Kota Tangerang.

Baca juga: Mendag sebut Harga bahan pokok stabil jelang Lebaran

Pada hari ini, Pemerintah Kota Tangerang bersama tim terpadu melakukan pemantauan pasokan dan harga pangan di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan stok dan harga.

Sejumlah komoditas pangan yang dipantau dalam kegiatan tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula, cabai, telur ayam, daging sapi, dan daging ayam.

“Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa pasar, secara umum stok bahan pangan di Kota Tangerang dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Muhdorun pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, karena berdasarkan hasil pemantauan di lapangan stok bahan pangan dipastikan mencukupi.

”Melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta para pelaku usaha, diharapkan stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Tangerang dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang dan nyaman,” katanya.

Baca juga: Masyarakat diajak manfaatkan pojok uji pangan cek kualitas sembako



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026