Serang (ANTARA) - Lapas Kelas IIA Serang menggelar apel gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Senin malam.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel tersebut dilanjutkan dengan penggeledahan blok hunian serta tes urine bagi warga binaan dan petugas.

Sebanyak 283 warga binaan dan 45 petugas menjalani tes urine dengan hasil seluruhnya negatif. Hasil ini menjadi indikator positif dalam upaya pembinaan yang dilakukan di dalam lapas.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) kamar hunian, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, seperti botol kaca, senjata tajam, paku, dan korek gas. Namun, tidak ditemukan adanya narkotika.

Baca juga: Wamen Imipas soroti penguatan SDM saat kunjungi Lapas Serang

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

“Ini merupakan langkah bersama untuk memastikan kondisi lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan,” kata Riko dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, seluruh barang hasil temuan sidak langsung diamankan dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Riko juga menegaskan bahwa hasil tes urine yang negatif menjadi bukti bahwa pembinaan terhadap warga binaan berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

Baca juga: Pejabat Kemenko Hukum dan HAM kunjungi Lapas Serang, tekankan penguatan ASN



Pewarta: Mulyana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026