Tangerang (ANTARA) -
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat sebanyak 170 orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) akan diberangkatkan ke beberapa negara Asia seperti Hong Kong dan Taiwan.
"Ada 170 calon Pekerja Migran Indonesia yang terdaftar di SISKO TKLN, mereka kebanyakan akan bekerja ke Taiwan dan Hong Kong," kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerj Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati di Tangerang, Senin.
Baca juga: Polisi tangkap pelaku perampokan dan pembunuh sopir taksi daring di Tangerang
Ia mengatakan, tingginya animo calon PMI untuk bekerja di Hong Kong dan Taiwan karena ada kerja sama dengan negara tujuan yang memberangkatkannya.
"Untuk wilayah Timur Tengah pemerintah Indonesia masih melakukan moratorium dalam pemberangkatan PMI," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, tidak sedikit juga warga di Kabupaten Tangerang telah tercatat sebagai pekerja di luar negeri secara ilegal. Hal itu disebabkan banyaknya para oknum calo PMI yang merayu mereka untuk bekerja keluar negeri khususnya ke negara Timur Tengah.
"Untuk menggaet para korbannya, para calo berani memberikan sejumlah uang kepada para korbannya dan pergerakan mereka tidak terdeteksi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya pun meminta warga yang berminat bekerja di luar negeri menempuh prosedur resmi agar terhindar dari berbagai masalah di negara penempatannya.
"Jadi kami mengajak masyarakat lebih cermat dalam menerima tawaran untuk kerja di luar negeri. Jangan tergiur hanya dengan tawaran uang yang besar," kata dia.
170 pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Tangerang akan berangkat ke Hong Kong
Senin, 21 November 2022 22:14 WIB
Jadi kami mengajak masyarakat lebih cermat dalam menerima tawaran untuk kerja di luar negeri. Jangan tergiur hanya dengan tawaran uang yang besar