Jakarta (Antara News) - PT Bank Tabungan Negara Tbk melalui "BTN Priority" mengelola dana senilai Rp10 triliun lebih dari nasabah segmen menengah atas.


"BTN Priority merupakan strategi memperkuat dana ritel dengan cara memberikan layanan lebih bagi nasabah segmen menengah atas," kata Direktur BTN Mansyur S. Nasution di Jakarta, Senin.

Sebelumnya BTN membuka kembali layananan BTN Priority pada Jumat (6/6), merupakan cabang ke-26 yang memberikan layanan premium bagi nasabah menengah atas.

Mansyur mengatakan, saat ini jumlah nasabah menengah atas yang mendapat layanan lebih sekitar 7.500 nasabah. 

"Kami akan terus meningkatkan jumlah dana dan nasabah prioritas. Layanan pada produk ini berdampak pada perolehan Dana Pihak Ketiga yang dikelola Bank BTN," kata Mansyur.

Mansyur mengatakan BTN masih menjadi pilihan masyarakat dalam menyimpan dana ditengah-tengah persaingan dalam menghimpun dana masyarakat.

Dana pihak ketiga (DPK) Bank BTN per 31 Maret 2014 sebesar Rp.102 triliun dengan pertumbuhannya mencapai 17,44 persen dibanding posisi yang sama tahun 2013.  

Mansyur mengatakan pembukaan kantor layanan BTN Priority Manado ini merupakan kelanjutan dari  rencana bisnis perseroan tahun 2014. Perkembangan bisnis di wilayah ini telah menjadi pertimbangan manajemen Bank BTN untuk memberikan layanan lebih kepada para pelaku bisnis dan nasabah kaya di wilayah ini. 

Setelah 25 kantor layanan BTN Prioritas hadir untuk memberikan layanan lebih kepada masyarakat, kini Bank BTN meningkatkan lagi layanan tersebut di Manado.

"Semoga dengan hadirnya kantor layanan prioritas BTN Manado ini dapat memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi pada wilayah Manado," kata Mansyur menambahkan.

Sejak pertama kali beroperasi pada akhir tahun 2010, saat ini kantor layanan BTN Priority telah hadir di beberapa kota di antaranya Jakarta Harmoni, Kuningan, Kelapa Gading, Melawai, Cawang, Bekasi, Kebon Jeruk, Depok, Tangerang,  Bogor, Surabaya, Semarang, Malang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Pekanbaru, Batam, Palembang, Padang, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Makassar dan Denpasar. 

BTN Priority juga telah menjadi kepanjangan tangan Pemerintah dalam penjualan produk ORI, Sukuk maupun SBR. 

"Sudah cukup banyak merchant yang bekerjasama dengan BTN Priority. Dengan kerjasama merchant-merchant tersebut diharapkan akan menambah kelengkapan fasilitas layanan lebih yang dapat diberikan kepada nasabah priority BTN," kata Syukur.

Dalam waktu dekat ini akan dimunculkan produk bancassurance dan reksadana kerjasama dengan perusahaan asuransi besar di Indonesia, kata Mansyur.

"Bank BTN per 31 Maret 2014 didukung 843 kantor layanan (konvensional dan syariah) ditambah 2.922 outlet Kantor Pos Online. Perseroan juga telah  memiliki 1.806 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 40.000 ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima. 


: Ganet Dirgantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026