Tangerang (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan para pengguna terkait adanya pekerjaan perbaikan jalan di sejumlah jalur utama.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely di Tangerang, Senin, mengatakan pengguna jalan dapat menggunakan jalur alternatif Jalan Arya Wangsakara dan Jalan Arya Santikan ke arah Jalan Otista untuk bagi pengguna jalan dari arah Periuk (Pasar Kemis dan lainnya) ke Tangerang Kota via Jalan Raya M. Toha Karawaci dan sebaliknya.

Selain itu, pengguna jalan diimbau menghindari Jalan Iskandar Muda (dekat Kantor Neglasari) untuk menghindari penumpukan kendaraan selama proyek perbaikan berlangsung.

"Untuk Jalan M. Toha dan Jalan Iskandar tak ditutup penuh, tapi disiapkan jalur alternatif. Sedangkan Jalan Marsekal Suryadarma karena keterbatasan ruang jalan maka diterapkan contraflow," kata dia.

Baca juga: Perbaikan tiga ruas jalan di Kota Tangerang awal Agustus

Perlu diketahui Pemkot Tangerang mulai melaksanakan proyek perbaikan di empat ruas jalan mulai dari Jalan M. Toha Karawaci, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, dan Jalan Sitanala yang diperkirakan akan berlangsung dalam dua bulan ke depan.

Suhaely menambahkan Pemkot telah bekerja sama dengan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota dalam memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang mulai diperbaiki pada hari ini.

”Skema rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung selama proyek perbaikan masih berlangsung. Oleh karenanya, kami mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk terus memantau perkembangan informasi terbaru melalui akun-akun media sosial resmi yang disediakan Pemkot Tangerang,” pungkasnya.

Baca juga: Pemkab Tangerang percepat perbaikan jalan Ceplak-Kronjo

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan kerusakan jalan yang diperbaiki masuk dalam kategori berat, sehingga butuh penanganan khusus. Selain itu, seluruh program rekonstruksi jalan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Pada 2026, Pemkot Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp69 miliar untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural.

”Penentuan prioritas tidak hanya berdasarkan banyaknya aduan masyarakat, tetapi juga hasil survei teknis terhadap kondisi jalan. Aspek keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama, sehingga ruas dengan kerusakan berat dan tingkat mobilitas tinggi didahulukan untuk ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, masyarakat dapat memanfaatkan kanal pengaduan resmi tersebut melalui fitur Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (Laksa) yang ada di aplikasi Tangerang LIVE atau menghubungi 0811-1500-152 (WhatsApp).

Baca juga: Pemprov Banten kejar DED pelebaran jalan kawasan industri Serang Barat



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026