Serang (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) menggelar Gerakan Irigasi Bersih secara serentak di seluruh balai wilayah sungai di Indonesia untuk menjamin ketersediaan air baku dan mengamankan target ketahanan pangan nasional.

Direktur Jenderal SDA Kementerian PU Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, di Kota Serang, Banten, Jumat, mengatakan langkah ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam merawat infrastruktur pengairan, sekaligus menyambut perayaan HUT ke-81 RI.

"Kebersihan irigasi ini sangat perlu buat kita. Tujuannya untuk menjamin kualitas air baku bagi masyarakat, air irigasi pertanian, mencegah masuknya zat beracun, serta mencegah terjadinya banjir saat turun hujan," kata Arnold saat meninjau pusat kegiatan di Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Baca juga: Kementerian PU: debit air Bendungan Karian penuhi kebutuhan air baku

Ia menegaskan kelancaran pasokan air irigasi merupakan urat nadi bagi sektor pertanian. Kementerian PU terus berupaya memastikan saluran pengairan dapat berfungsi optimal agar cita-cita swasembada pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo tidak terhambat akibat masalah krisis air.

Kementerian PU pun berhasil menyulap area saluran irigasi primer di wilayah tersebut, yang dulunya merupakan kawasan kumuh, menjadi lebih bersih dan tertata. Ke depan pihaknya  juga bersiap melaksanakan program Inpres Irigasi untuk menata jaringan irigasi tersier langsung di area persawahan.

Selain penataan infrastruktur, Kementerian PU turut merespons cepat ancaman musim kemarau saat ini.

Baca juga: Pemkab Serang siapkan skema relokasi 136 rumah di bantaran irigasi

Arnold mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) jika terjadi kekeringan agar bantuan suplai air bisa langsung didistribusikan, seperti yang telah rutin dilakukan pihaknya selama 27 hari terakhir.

Langkah proaktif dan masif dari Kementerian PU ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, mengingat daerah tersebut sedang berupaya menjaga ratusan ribu hektare lahan pertaniannya.

Asisten Daerah II Pemprov Banten Budi Santoso menilai infrastruktur irigasi yang dibangun dan dirawat oleh Kementerian PU sangat vital untuk menyelamatkan 194,8 ribu hektare usulan luas baku sawah di wilayahnya dari krisis air.

"Lahan ini kalau tidak tersedia air irigasinya tentu akan percuma. Oleh karena itu kami berterima kasih sekali atas dukungan Kementerian PU yang secara masif telah membangun dan merawat jaringan irigasi sungai maupun air tanah di Banten," ujar Budi.

Baca juga: Dukung ketahanan pangan, Kelompok P3A di Lebak bangun irigasi



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026