Lebak, (ANTARABanten) - Stok daging sapi di Kabupaten Lebak dijamin aman untuk memenuhi kebutuhan bulan suci Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri 1431 Hijriah dan dipastikan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan.
"Saya menjamin persedian daging sapi melimpah untuk keperluan Ramadhan dan Lebaran," kata Kepala Bidang Usaha Sarana dan Usaha Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Lebak, Yayat Sukayat, Rabu.
Yayat mengatakan, hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak, pasokan daging sapi masih mencukupi untuk kebutuhan Ramadhan sampai Lebaran.
Saat ini, katanya, pasokan daging sapi masih didatangkan dari peternak lokal maupun perusahaan ternak sapi penggemukan yang ada di Kabupaten Lebak
Pihaknya menjamin ketersediaan daging sapi untuk keperluan Ramadhan maupun hari raya Idul Fitri.
Dia menjelaskan, diperkirakan jumlah sapi di rumah pemotongan hewan (RPH) setempat antara 50 sampai 60 ekor per hari menjelang lebaran bisa mencukupi permintaan masyarakat.
Sedangkan, pada hari-hari biasa hanya dua sampai tiga ekor sapi.
"Saya kira persedian daging sapi melimpah dan tidak mendatangkan dari luar daerah," katanya.
Menurut dia, kebutuhan Lebaran bakal memenuhi dan harga tidak terjadi kenaikan signifikan.
Selama ini, kata dia, harga daging sapi sebesar Rp62.000/kg dan diprediksi pada Lebaran nanti mencapai Rp65.000/kg.
Dia menyebutkan, saat ini populasi sapi milik peternak di Kabupaten Lebak sebanyak 4.557 ekor dan puluhan ribu ekor dari Australia milik perusahaan penggemukan ternak sapi.
Karena itu, pihaknya tidak perlu mendatangkan sapi dari Bogor maupun Lampung.
Sementara itu, H Juhdi, pedagang sapi di Pasar Tradisional Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku persedian daging sapi mampu memenuhi permintaan masyarakat untuk kebutuhan lebaran sampai pergantian tahun baru.
Sebab populasi sapi di Kabupaten Lebak dari peternak lokal maupun perusahaan penggemukan sapi masih banyak.
"Selama ini kami mendatangkan sapi dari daerah sendiri dengan harga Rp6-7 juta per ekor," katanya.
: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.