Lebak (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak, Banten menyatakan, stok pangan di daerah itu relatif aman menghadapi musim kemarau panjang dan pendistribusian bahan pokok berjalan lancar ke sejumlah pasar tradisional.

‎Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak Tubagus Sonip di Lebak, Jumat, mengatakan selama ini pendistribusian bahan pokok ke sejumlah pasar tradisional berjalan lancar, seperti beras, minyak goreng, gula, daging unggas, telur, daging sapi, terigu, sayur dan komoditas lainnya.

‎Bahkan, harga beras medium mengalami penurunan untuk beras medium KW 1 dijual Rp13.400 dari sebelumnya Rp13.550 per kilogram (kg), beras medium JW 2 Rp12.500 dari sebelumnya Rp12.700 per kg dan beras medium KW 3 Rp11.900 dari sebelumnya Rp12.100 per kg.

‎Sedangkan stok beras menurut dia, tercatat surplus 172.460 ton dan mencukupi untuk kebutuhan 13 bulan ke depan dari hasil produksi Januari - Juni 2026.

Baca juga: Genjot produksi pangan, Pemkab Lebak libatkan 14 Brigade Pangan

‎Selain itu juga stok beras yang ada di Perum Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang juga mencapai sekitar 35 ribu ton.

‎"Kita menjamin ketersediaan pangan untuk konsumsi masyarakat aman dan mencukupi," kata Sonip.

‎Sonip mengatakan, pemerintah Kabupaten Lebak juga memiliki stok cadangan pangan daerah (CPD) sebanyak 198,4 ton tahun 2026 dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setempat.

Baca juga: DPRD Kota Tangerang dorong DKP jaga stok pangan saat kemarau

‎Persediaan CPD tersebut, nantinya untuk keperluan konsumsi masyarakat jika terjadi kerawanan pangan akibat musibah bencana alam maupun gagal panen atau harga bahan pokok yang melambung tinggi.

‎"Sampai saat ini, tidak ditemukan laporan warga mengalami kerawanan pangan," katanya.

‎Ia juga mengungkapkan, pihaknya pada Agustus mendatang akan melakukan gerakan pangan murah (GPM) di Kecamatan Cimarga.

‎"Kita setiap bulan melakukan GPM dengan melibatkan pengusaha bahan pokok dan menjual berbagai bahan pokok dengan harga murah dibandingkan harga di pasaran guna mengantisipasi inflasi," katanya.

Baca juga: Pemkot Tangerang gelar pangan murah 23 Juli - 13 Agustus



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026