Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengapresiasi perbaikan atau pemberlakuan tiket/karcis PO Murni dan Asli kepada para penumpang jurusan Labuan-Kalideres, sejak adanya berbagai keluhan masyarakat soal tarif yang tidak sesuai dengan ketentuan, sehingga membuat geram orang nomor 1 dan mengancam akan mencabut izin trayek pada sejumlah PO tersebut.

"Itu yang ibu inginkan sesuai harapan masyarakat juga. Ibu sangat mengapresiasi niat baik para pengusaha jasa angkutan bus untuk menggunakan karcis sesuai kentetuan dan aturan yang berlaku. ibu percaya perusahaan bus bisa profesional dalam pengelolaan usaha terlebih memberikan kesejahteraan kepada para sopir dan kondektur,"  kata Bupati Pandeglang Irna Narulita belum lama ini.

Menurut Bupati, dengan para pengusaha angkutan yang ada bisa bersaing secara profesional, dengan memberikan kesejahteraan kepada awak bus, sehingga bisa mengutamakan keselamatan para penumpang tidak terjadi ugal-ugalan di jalan mengejar penumpang.

"Ibu ingin para PO yang ada bisa bersaing sehat secara profesional. Itu harapan masyarakat agar merasa aman dan nyaman. Sekali lagi ibu apresiasi, dan pada Dishub untuk melakukan pengawasan,"katanya.

Baca juga: Bupati Pandeglang minta Korpri kreatif rumuskan program kerja

Kepala Bidang Angkutan pada Dishub Pandeglang, Encep Supriyadi membenarkan, PO bus baik asli prima maupun murni jaya telah melengkapi tiket/karcis utk pengguna penumpang umum sebagai bukti pembayaran tarif transportasi.

"Untuk para pengguna/penumpang transpotatasi berhak untuk meminta bukti karcis tersebut dari awak kendaraan/kondektur. Dan ini sudah ada langkah penertiban dari PO bus itu, serta adanya langkah perbaikan dan harus kita kawal, karna tidak menutup kemungkinan akan terjadi yang di lakukan oleh oknum kondektur po bus tidak membrikan ke tiket/karcis pada penumpang,  katanya.

Menurut dia, Dishub Provinsi dan Kabupaten Pandeglang akan sama-sama melakukan kegiatan penertiban terhadap kendaraan bermotor umum angkutan orang dan angkutan barang pada ruas jalan propinsi dan jalan nasianol di wilayah Pandeglang baik AKAP, AKDP, angkot, angkutan barang dan pariwisata, serta lainnya.

"Kita sudah agendakan untuk melakukan semua jenis kendaraan angkutan dibeberapa titik di wilayah Pandeglang," ujarnya.

Baca juga: Bupati Pandeglang: Banyak penerima PKH graduasi mandiri

Baca juga: Bupati Pandeglang minta ASN layani masyarakat maksimal

Baca juga: Bupati Pandeglang: Pengelolaan DD dan ADD harus lebih transparanBaca juga: Bupati Pandeglang dukung pencegahan pungli oleh Saber Pungli

Baca juga: Bupati Pandeglang nilai perda pemberdayaan masjid penting

Pewarta: Deni Setiadi

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2019