Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 104 kelurahan yang menjual beras ukuran 5 kilogram dengan harga Rp 52 ribu atau Rp10.400 per kilogram dan masyarakat diajak memanfaatkannya.

"Ini merupakan upaya dari Pemkot Tangerang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam menyediakan pangan murah," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun usai pelepasan pendistribusian 208 ton beras ke wilayah Tangerang, Kamis.

Ia mengatakan GPM akan berlangsung selama tiga hari mulai 22-24 Februari 2024. Setiap kelurahan akan disediakan dua ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP). Harga beras yang dijual pun dengan harga murah di bawah harga pasar saat ini. 

"Kami harap dengan GPM ini kebutuhan pangan masyarakat bisa tercukupi. Mudah-mudahan, program GPM ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal," lanjutnya. 

Baca juga: Pemkot Tangerang-Bulog sediakan 208 ton beras untuk Gelar Pangan Murah

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin berharap kegiatan Bazar Beras Murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok, khususnya beras. 

“Kegiatan ini akan rutin dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, dan diharapkan dapat membantu menjaga kebutuhan beras masyarakat Kota Tangerang,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, dan tidak khawatir terhadap stok beras di Kota Tangerang. 

“Masyarakat dapat membeli beras di lokasi Gelar Pangan Murah yang telah ditentukan, dan masyarakat tidak perlu panik dengan isu kelangkaan beras, karena Pemkot dan Bulog Kota Tangerang menyediakan stok beras,” katanya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Perum Bulog Lebak-Pandeglang jamin stok beras aman

Adapun stok beras yang tersedia saat ini di gudang Bulog Cabang Tangerang mencapai 17.000 ribu ton atau 17 juta kilo sehingga di klaim mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.

Salah seorang warga Kelurahan Periuk, Andrean mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM karena harga beras yang cukup mahal di pasaran.

"Harga beras di pasar dan warung-warung sudah di angka Rp 14 ribu per-kilo. Hari ini, saya bisa beli dengan harga yang lebih murah. Saya dan warga Kelurahan Periuk lainnya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang dan Bapak Pj Wali Kota Tangerang, atas program beras murah ini," katanya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemprov Banten jamin pasokan beras aman

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024