Legislator DPRD Kabupaten Lebak, Provinsi Lebak Musa Weliansyah mendukung pemerintah daerah setempat untuk merelokasi masyarakat yang terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Cihuni, Desa Curugpanjag, Kecamatan Cikulur.
 
"Kami berharap Bupati segera mengalokasikan anggaran relokasi itu, " kata anggota Komisi IV DPRD Lebak Bidang Pembangunan Musa Weliansyah di Lebak, Kamis.

Baca juga: Pusdalops BPBD Kabupaten Lebak keluarkan peringatan dini siaga bencana alam
 
Ia meminta sebanyak 43 rumah dan 48 kepala keluarga dengan 173 jiwa secepatnya dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman dari bencana alam.
 
Saat ini, kondisi mereka tinggal di tenda pengungsian, sehingga jangan sampai berlangsung lama, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan 2022.
 
Karena itu, DPRD Lebak setuju pembangunan relokasi agar mereka hidup kembali aman, damai dan nyaman.
 
"Kami berharap pemerintah daerah segera membangun rumah sederhana untuk relokasi warga yang terdampak bencana pergerakan tanah itu, " katanya .
 
Menurut dia, pembangunan relokasi itu tentu harus ada rekomendasi dari Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung setelah dilakukan penelitian.
 
Apabila kawasan tersebut relatif aman dan tidak kembali terjadi pergerakan tanah maka tidak perlu dilakukan relokasi.
 
Namun, sebaliknya jika direkomendasikan berbahaya maka secepatnya direlokasi ke tempat yang lebih aman.
 
"Pada dasarnya relokasi itu sangat setuju untuk menghindari korban bencana alam, " kata politikus PPP Lebak itu.
 
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pemerintah daerah siap melakukan pembangunan relokasi bagi warga yang terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang Kecamatan Cikulur.
 
Pembangunan relokasi itu akan dibangun rumah instan sederhana oleh Dinas Permukiman Provinsi Banten dari dana APBD Lebak dan dana desa setempat.

"Kami berharap relokasi itu secepatnya direalisasikan karena sudah disediakan lahan seluas 2,5 hektare untuk 43 rumah," katanya.

Pewarta: Mansyur Suryana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2022