Pemprov Banten percepat PLTSa untuk atasi sampah lintas daerah
- 8 Januari 2026 19:08
Pekerja memeriksa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Rusunawa Cipta Griya Kedaung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (27/5/2025). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 69,5 gigawatt (GW) pada tahun 2025-2034 di mana 76 persen dari total kapasitas tersebut berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai upaya mewujudkan transformasi bauran energi. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/gp
Pekerja memeriksa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Rusunawa Cipta Griya Kedaung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (27/5/2025). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 69,5 gigawatt (GW) pada tahun 2025-2034 di mana 76 persen dari total kapasitas tersebut berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai upaya mewujudkan transformasi bauran energi. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/gp
Pekerja memeriksa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Rusunawa Cipta Griya Kedaung, Kota Tangerang, Banten, Selasa (27/5/2025). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menargetkan penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 69,5 gigawatt (GW) pada tahun 2025-2034 di mana 76 persen dari total kapasitas tersebut berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai upaya mewujudkan transformasi bauran energi. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/gp