Tangerang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, Banten memperkuat koordinasi dengan camat, lurah dan RT/RW dalam pelaksanaan sensus ekonomi ke rumah warga terkait adanya sejumlah penolakan saat petugas melakukan pendataan.

Kepala BPS Kota Tangerang Muladi Widastomo di Tangerang, Rabu mengatakan pelaksanaan pendataan di lapangan khususnya pemukiman menemui kendala dari warga yang menolak.

Padahal, pendataan sensus ekonomi ini sangat penting untuk melihat kondisi ekonomi di Kota Tangerang yang nantinya bisa digunakan untuk menyusun kebijakan.

"Kita akan melakukan koordinasi agar saat petugas melakukan sensus, tak ada kendala. Maka itu peran Pemda sangat kita harapkan dalam menyukseskan program ini," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Tangerang: pastikan petugas sensus bawa identitas resmi BPS

Selain itu, lanjut Muladi, BPS juga memastikan jika seluruh data yang dihimpun dalam pelaksanaan sensus ekonomi dijamin kerahasiaannya dan tidak berkaitan dengan perpajakan.

Oleh karena itu masyarakat dan para pelaku usaha diimbau tidak ragu memberikan data yang akurat kepada petugas sensus. Sebab tujuannya adalah untuk memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar, termasuk usaha berbasis digital.

”Data ini menjadi dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Muladi.

Perlu diketahui, pendataan sensus ekonomi telah memasuki pekan ketiga dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, sebanyak 1.256 petugas akan mendatangi pelaku usaha di seluruh wilayah Kota Tangerang.

Baca juga: Bantu percepatan proses data Sensus Ekonomi 2026, BPS gunakan AI

Muladi menegaskan, seluruh informasi yang diberikan responden dilindungi undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Data yang diberikan tidak akan dipublikasikan secara perorangan, tidak berkaitan dengan pajak, dan hanya disajikan dalam bentuk data agregat. Kerahasiaannya dijamin," jelasnya.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa Pemkot Tangerang siap mendukung dan mengawal pelaksanaan sensus agar berjalan lancar, termasuk melalui koordinasi dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintah mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW.

“Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang sangat penting karena menghasilkan data dan informasi yang menjadi dasar dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang mendukung penuh pelaksanaannya dan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif,” ujar Sachrudin.

Baca juga: Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tangerang kerahkan RT/RW



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026