Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan, Bali, disambut dengan yel-yel dan tarian khas Bali.
Dipantau dari siaran daring di Jakarta, Minggu, Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan sekitar pukul 10.48 WIB yang disambut dengan siswa berseragam yang meneriakkan yel-yel Sekolah Rakyat.
Para siswa melanjutkan penyambutan dengan menarikan tarian kecak khas Bali. Sementara Presiden menyempatkan diri untuk menyaksikan penampilan para siswa sebelum masuk ke dalam aula Sekolah Rakyat.
Baca juga: Presiden Prabowo diundang buka Pesta Kesenian Bali 2026
Dalam peninjauan ke sekolah itu Presiden Prabowo juga disambut oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Presiden kemudian masuk ke dalam aula Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan untuk mendengarkan kisah anak-anak yang mengenyam pendidikan di sekolah itu. Termasuk seorang anak bernama Gede Bagus Abimanyu yang pernah mengalami perundungan dan akhirnya masuk ke Sekolah Rakyat.
Dia menyampaikan di hadapan Presiden bahwa dirinya bertekad untuk menghilangkan perundungan. Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden atas inisiasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang diinisiasi oleh pemerintah demi memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program itu ditargetkan dapat menjangkau anak-anak yang berasal dari Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang masuk dalam kelompok rentan.
Program prioritas itu dirancang untuk membantu mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Baca juga: Mensos sebut sekolah Rakyat prioritaskan anak putus sekolah
Pewarta: Prisca Triferna ViolletaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026