Lebak (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita mengatakan minat anak untuk Sekolah Rakyat di daerah tersebut cukup tinggi, hingga melebihi target kuota yang ditentukan Kementerian Sosial.
"Kami kewalahan menerima siswa itu hingga melebihi kuota, sehingga terpaksa dijadikan sebagai cadangan," kata Lela dalam keterangan di Lebak, Senin.
Kementerian Sosial tahun ajaran 2026/2027 menerima siswa Sekolah Rakyat pada jenjang SD sebanyak 90 anak, SMP 90 anak, SMA 90 anak dari sebelumnya SD 25 anak, SMP 75 anak serta SMA 100 anak.
Baca juga: Dinsos Lebak operasikan Sekolah Rakyat di gedung baru Juli
Saat ini, jumlah peserta siswa Sekolah Rakyat melebihi target kuota, sehingga terpaksa dijadikan cadangan.
"Jika siswa itu berhenti atau meninggal, maka cadangan sebagai penggantinya," kata Lela.
Menurut dia, siswa Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 akan mengisi gedung baru seluas 8,8 hektare di Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak.
Gedung baru itu dilengkapi berbagai fasilitas di antaranya fasilitas ruang belajar, ruang asrama, ruang tidur, ruang makan, ruang dapur juga sarana ibadah serta lapangan olahraga.
"Kami mengapresiasi pembangunan Sekolah Rakyat itu dipastikan Juli 2026 rampung dan bisa dioperasikan," katanya.
Baca juga: Mensos sebut sekolah Rakyat prioritaskan anak putus sekolah
Ketua Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Wahyu mengatakan, minat warga setempat menjalani pendidikan Sekolah Rakyat cukup tinggi, ditandai banyak orang tua mendaftarkan anaknya sekolah tersebut.
Namun, pihaknya melakukan seleksi ketat, mulai validasi serta verifikasi, sehingga benar-benar anak dari keluarga Desil 1 dan 2. Selain itu juga tidak terlibat judi daring, tidak memiliki pinjaman di bank dan tidak memiliki kendaraan.
"Kami menerima siswa dari keluarga rentan dan masyarakat miskin yang masuk kategori Desil 1 dan 2 agar ke depannya bisa menghapus mata rantai kemiskinan," katanya.
Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang masih lengkapi administrasi
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.