Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten menetapkan tiga lokasi parkir resmi untuk mencegah pungutan liar parkir kendaraan di sekitar Taman Elektrik.
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mulyani di Tangerang, Sabtu, mengatakan ketiga lokasi tersebut yakni Masjid Raya Al-A'zhom, Lapangan LP (Lembaga Pemasyarakatan), dan Stadion Benteng Reborn.
"Semua kendaraan akan kita arahkan ke lokasi-lokasi parkir resmi yang telah kami tetapkan dalam menertibkan praktik parkir liar dan pungutan liar yang selama ini meresahkan masyarakat," kata dia dalam keterangan.
Ia menuturkan dalam skema penertiban ini, beberapa jalan menuju Taman Elektrik akan ditutup dan dibebaskan dari kendaraan bermotor setiap akhir pekan, yakni Jumat hingga Minggu, mulai pukul 16.00-22.00 WIB.
Baca juga: Baznas Kota Tangerang buka pelatihan vokasi sekuriti bagi mustahik
Tujuan utama dari penutupan akses kendaraan ke area Taman Elektrik memutus mata rantai parkir liar yang sering memanfaatkan keramaian untuk memungut biaya tanpa dasar hukum.
Pemkot Tangerang bersama instansi terkait tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum bagi warga maupun juru parkir nakal yang nekat melanggar aturan ketertiban ini. Sanksi yang disiapkan merujuk pada regulasi kedisiplinan lalu lintas dan ketertiban umum yang berlaku.
"Kalau sanksi secara aturan cukup tegas. Bagi yang nekat melakukan parkir liar, sanksinya mulai dari penggembosan ban hingga penderekan kendaraan. Ke depan, sanksi ini akan terus diterapkan secara konsisten di area-area yang memang bukan tempat parkir resmi," kata dia.
Melalui uji coba penertiban yang akan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan ini, Pemkot Tangerang berharap Taman Elektrik dapat kembali berfungsi optimal sebagai ruang publik yang ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
"Harapannya, lingkungan Taman Elektrik yang menjadi salah satu tempat hiburan masyarakat Kota Tangerang ini, bisa dinikmati dengan aman dan tentram. Bebas dari keresahan parkir liar dan pungli, sehingga ketertiban umum serta ketentraman masyarakat benar-benar terjaga," kata Mulyani.
Baca juga: DPAD Kota Tangerang kembangkan kreativitas warga lewat pelatihan buket
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026