Tangerang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Banten menyebutkan fasilitas berupa area publik seperti taman tematik dan alun-alun menjadi lokasi favorit yang banyak dikunjungi sepanjang libur Lebaran 19-29 Maret 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan di Tangerang, Kamis mengatakan berdasarkan data, jumlah pengunjung ke taman tematik mencapai 37.257 orang, wisata belanja mencapai 30.263 orang, perhotelan mencapai 27.447 orang, wisata air mencapai 18.032 orang, serta wisata kuliner yang mencapai 6.681 orang. 

"Berdasarkan data terakhir, jumlah wisatawan ke Kota Tangerang mencapai 119.680 orang selama musim libur Lebaran," kata Boyke.

Baca juga: Lebaran, jumlah penumpang di Bandara Soetta tembus 3,14 juta

Jika dibandingkan dengan tahun lalu pada masa libur lebaran yang tercatat 70 ribu orang, Boyke mengatakan, jumlah kunjungan di tahun ini mengalami peningkatan.

Pihaknya juga melihat, masyarakat mulai bergeser menikmati area publik sebagai tempat wisata dan olahraga bersama keluarga yang kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi wisata kuliner.

Adapun destinasi ruang terbuka publik yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan gratis bersama keluarga di antaranya Taman Elektrik, Kawasan Taman Potret, Taman Ekspresi, Taman Gajah, Taman Hutan Kota, Taman Pisang, Taman Prestasi, Kawasan Pasar Lama, Situ Gede, Situ Cipondoh, serta wisata tirta yang tersebar di Kota Tangerang.

Kawasan Pasar Lama tercatat sebagai destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi, yakni mencapai 6.839 pengunjung. Disusul Taman Potret dengan 5.468 kunjungan, serta Taman Gajah yang mencatat 4.902 pengunjung selama periode libur tersebut.

”Selain taman, destinasi wisata air atau kolam renang juga menjadi favorit masyarakat. Disbudpar mencatat sebanyak 14.592 pengunjung mendatangi berbagai lokasi wisata tirta di Kota Tangerang,” jelas Boyke.

Baca juga: Usai Lebaran, Pemkot Tangerang intensifkan kerja bakti Selasa dan Jumat

Lonjakan jumlah wisatawan juga berdampak terhadap jumlah okupansi hotel di Kota Tangerang yang meningkat drastis dibandingkan dengan musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin. 

Berdasarkan data harian yang ada menunjukkan jumlah okupansi hotel di Kota Tangerang mencapai 20-40 persen dengan jumlah penginap rata-rata mencapai 2.000 orang per harinya.

"Lonjakan jumlah wisatawan termasuk okupansi hotel dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang secara langsung," katanya.

Baca juga: ASDP sebut arus mudik dan balik Lebaran Bakauheni-Merak lancar



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026