Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kini mengusung kebangkitan tenis lapangan wilayahnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 yang bakal digelar di Banten dan Lampung.

Menurut Gubernur Banten Andra Soni, pembinaan tenis lapangan daerahnya sudah berada di jalur yang tepat untuk mengeruk prestasi baik di PON maupun kompetisi lainnya.

"Pembinaan yang dilakukan sudah berada di jalur yang baik. Saya yakin dan percaya bahwa prestasi olahraga merupakan salah satu alat ukur keberhasilan pembangunan suatu daerah," ujar Andra di Serang, Jumat.

Oleh sebab itu, dia menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tenis Kapolda Banten Cup 2026 yang bergulir pada 22-26 Mei di Serang. Bagi Andra, kompetisi tersebut menunjukkan konsistensi dan sinergi yang solid antara Pengprov Pelti dan Polda Banten untuk memupuk asa kejayaan olahraga tersebut.

Baca juga: Banten dan Lampung ditetapkan jadi tuan rumah PON 2032

Andra Soni optimistis tenis Banten akan berjaya di PON 2032. Hal itu karena Banten mampu mencetak petenis muda berbakat.

Saat ini beberapa dari atlet-atlet belia tersebut tengah berlaga di turnamen internasional di Kazakhstan. Tidak hanya itu, petenis Serang Rayya Naila Azra Martadiredja saat ini menduduki peringkat satu nasional di kelompok umur 10 tahun.

Gubernur menyebut rentetan capaian positif itu menjadi modal berharga bagi para atlet binaan untuk menjadi tulang punggung daerah dalam menyukseskan kesiapan Banten sebagai tuan rumah PON 2032.

Sejalan dengan semangat tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga di wilayahnya.

Baca juga: Fasilitas lengkap, Banten layak gelar PON 2032

Kejuaraan Kapolda Banten Cup 2026 yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, menjadi salah satu wujud nyata kehadiran negara dalam memfasilitasi minat dan bakat masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bukti hadirnya negara melalui pemerintah daerah, TNI-Polri bersama seluruh lapisan masyarakat dalam meningkatkan prestasi olahraga,” tutur Hengki.

Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan UH Tennis Center itu berhasil menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti oleh 20 tim. Peserta tidak hanya datang dari Banten, tetapi juga dari Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga perwakilan kementerian.

Turnamen yang menyediakan total hadiah pembinaan puluhan juta rupiah ini itu diharapkan bisa melahirkan lebih banyak bibit unggul yang kelak akan mengharumkan nama Banten di berbagai kejuaraan bergengsi.

Baca juga: Banten siapkan 44 arena untuk tuan rumah PON XXIII



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026