Pandeglang (ANTARA) - Bayi dengan kelainan usus yang keluar dari perut, bernama Muhamad Farhan Al Baihakki berusia dua bulan, warga Kampung Situgaru RT04 RW 01, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, membutuhkan bantuan donatur.

"Kami merasa bingung untuk biaya menjalani operasi, karena tak memiliki uang," kata Sohani (40) orang tua Muhamad Farhan di Pandeglang, Minggu.

Sohani sehari-hari bekerja sebagai buruh penggembala kambing milik tetangga dengan penghasilan harian yang tidak menentu.

Penghasilan Sohani dari menggembala itu tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga. Karena itu ia kebingungan untuk biaya rumah sakit dan operasi sang buah hati.

"Kami hanya bisa berdoa dan berusaha, tapi tanpa bantuan orang-orang baik, sulit sekali untuk melanjutkan pengobatan Farhan," ujar Sohani.

Baca juga: Kemenkes apresiasi angka kematian bayi rendah di Kota Tangerang

Ia tak mengira kelahiran anak laki-laki itu dalam keadaan tidak sempurna.

Muhamad Farhan anak ketiga mengalami kelainan usus di luar perut atau yang disebut "Hastroskisis dan Omfalokel" sejak lahir.

Kondisi Farhan membutuhkan penanganan medis secara intensif dan operasi secepatnya.

"Kami khawatir anaknya yang ketiga ini dalam bahaya jika tidak dilakukan penanganan medis," kata Sohani.

Baca juga: Pemkab Lebak harapkan Program MBG percepat penurunan stunting

Sohani mengatakan pengobatan dan operasi anaknya itu sangat tinggi dan menjadi beban berat bagi keluarga yang secara ekonomi sangat terbatas.

Masyarakat yang ingin membantu, dapat menyalurkan donasi melalui kontak langsung keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut atau koordinasi bantuan, silakan hubungi kedua orangtua kandung Muhamad Farhan Al Baihakki pada nomor 0838-7574-1532.

Baca juga: Dinkes Kota Tangerang gelar Penari, sasar 3.892 bayi belum imunisasi lengkap

 


 

Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026