Serang (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menegaskan Provinsi Banten sangat layak menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 mendampingi Provinsi Lampung.

"Ya, Banten dan Lampung sudah layak menjadi tuan rumah," kata Marciano dalam keterangannya di Serang, Kamis.

Pada kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2026 yang mengusung tema "PON Sebagai Program Strategis Nasional Mewujudkan Sasaran Asta Cita Bidang Olahraga", Marciano menjelaskan, keyakinan tersebut didasarkan pada hasil visitasi menyeluruh oleh tim penjaringan calon tuan rumah PON XXIII.

Baca juga: Banten siapkan 44 arena untuk tuan rumah PON XXIII

Ketersediaan fasilitas arena akomodasi, transportasi, serta sarana prasarana penunjang di Banten dinilai sangat lengkap, bahkan melebihi dari yang dibutuhkan.

"Misalnya lapangan golf. Kita butuh nya hanya satu, tetapi Banten menawarkan tujuh. Lalu untuk maraton juga ada dua lokasi, padahal yang kita butuhkan hanya satu. Karena itu, kami meyakini seluruh cabang olahraga dapat terfasilitasi dengan baik," jelas Marciano.

Ia juga mengapresiasi komitmen kuat Gubernur Banten Andra Soni yang menargetkan penyelesaian seluruh fasilitas olahraga pada 2030, sehingga masih ada waktu yang sangat cukup untuk menyempurnakan persiapan. Kesiapan Banten ini, lanjutnya, segera disampaikan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) KONI mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan kesiapan penuh wilayahnya untuk menggelar pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Ia memaparkan bahwa Banten ditopang oleh infrastruktur strategis dan aksesibilitas tingkat nasional hingga internasional.

"Infrastruktur seperti Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Commuter Line, jalur kereta api Rangkasbitung–Merak, hingga jaringan jalan tol yang luas akan sangat mempermudah aksesibilitas para atlet, ofisial, dan seluruh tamu PON XXIII," papar Andra.

Baca juga: Mayoritas gelanggang olahraga di Banten penuhi syarat venue PON 2032

Sebagai pusat pelaksanaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengandalkan Banten International Stadium (BIS) di Kawasan Sport Center yang memiliki kapasitas 32.000 penonton. Kawasan ini mengusung konsep sport city yang terintegrasi langsung dengan berbagai arena pertandingan lainnya.

Andra menyebutkan, saat ini Banten menyiapkan 44 arena unggulan yang tersebar di Lebak, Pandeglang, Serang, Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan guna menunjang pelaksanaan 28 cabang olahraga.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Banten juga tengah mengebut pembangunan arena baru sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026–2029.

"Pembangunan fasilitas tambahan seperti GOR Akuatik, GOR Lapangan Tenis, GOR Basket, GOR Beladiri, hingga arena BMX dan Skateboard ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2030," pungkas Andra.

Baca juga: Kota Tangerang usulkan empat venue untuk PON 2032



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026