Tangerang (ANTARA) - Direktur Penanganan Darurat Wilayah I Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Rianto mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, dalam meningkatkan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana.

Ia mengatakan TRC menjadi modal utama dalam penanganan darurat ketika terjadi bencana. Namun saat ini pendekatan preventif juga penting, sehingga tim tidak hanya fokus saat tanggap darurat tetapi juga dalam edukasi dan mitigasi kebencanaan

Agus Rianto juga menilai Kota Tangerang memiliki modal yang baik dalam penguatan sistem kebencanaan, mulai dari kapasitas fiskal hingga kolaborasi lintas sektor yang sudah terbangun.

“Yang perlu diperkuat selanjutnya adalah komunikasi efektif antar-unsur dan latihan bersama secara rutin melalui simulasi maupun gladi,” kata Agus Rianto dalam keterangannya di Tangerang Kamis.

Baca juga: Pemkab Serang perkuat kesiapsiagaan warga hadapi potensi bencana

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan akan menindaklanjuti hasil kegiatan evaluasi dengan gladi posko dan simulasi lapangan guna memastikan seluruh unsur memahami tugas dan perannya saat terjadi bencana.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, TNI, Polri, hingga relawan kebencanaan yang tergabung dalam tim penanganan bencana Kota Tangerang.

“Ke depan tidak hanya teori, tetapi juga akan ada gladi lapangan agar semua pihak memahami langkah-langkah teknis ketika terjadi bencana,” kata Mahdiar.

Baca juga: BPBD Tangerang beri pelatihan pegawai SPPG penanganan kebakaran



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026