Tangerang (ANTARA) - Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin mengajak posyandu bertransformasi mengembangkan layanan bagi ibu hamil hingga lansia guna mengoptimalkan pelayanan masyarakat.
Ia mengatakan ada enam bidang standar pelayanan minimal (SPM) yang harus dioptimalkan posyandu yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat dan sosial.
"Posyandu harus jadi garda terdepan dan memperkuat komitmen pelayanan kemasyarakatan dengan mengoptimalkan perannya," kata Masturoh di Posyandu Kecubung Karang Tengah, Rabu.
Dia mengatakan bahwa saat ini di Kota Tangerang terdapat 1.106 posyandu yang tersebar di 13 Kecamatan. Masturoh meminta posyandu juga melibatkan lintas sektor seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, hingga Dinas Perkimtan dalam menjalankan enam SPM.
Baca juga: Alfamart-WINGS gencarkan program sahabat posyandu
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan saat ini integrasi enam SPM ini sudah terdokumentasi dengan baik oleh para kader di lapangan, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat terlayani secara optimal di satu pintu.
Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya, kepada para kader posyandu yang telah mengikuti pelatihan hingga tingkat provinsi dan menguasai 25 kompetensi dasar.
"Dedikasi para kader bersama tim medis puskesmas dinilai menjadi kunci keberhasilan capaian kesehatan masyarakat," katanya.
Dengan sebaran 1.106 posyandu yang aktif, lanjut dr Dini, Pemerintah Kota Tangerang optimis dapat terus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh warga Kota Tangerang.
"Ke depannya, penguatan kolaborasi ini akan terus ditingkatkan sejalan dengan visi Kota Tangerang sebagai kota kolaboratif," ujarnya.
Baca juga: 707.028 warga Kota Tangerang sudah nikmati layanan CKG
Pewarta: Achmad IrfanEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026