Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menangani tiga gerbong pada rangkaian Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen yang anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di KM 312+1, tepatnya di wesel 21A dan 21B, sehingga mengganggu perjalanan kereta api di lintas tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” katanya.
Ia mengatakan tidak lama setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, seluruh tim tanggap darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Baca juga: Cuaca ekstrem, KCIC pastikan operasional Whoosh aman
Menurut dia, saat ini petugas masih fokus pada proses evakuasi rangkaian kereta yang anjlok serta penanganan jalur agar dapat segera dilalui kembali oleh perjalanan kereta api.
“Petugas KAI bersama tim terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar serta meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api lainnya,” kata dia menegaskan.
Akibat kejadian tersebut, kata dia, petak jalan di lokasi anjloknya untuk sementara waktu tidak dapat dilalui, baik jalur hulu maupun hilir, sehingga sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan.
Oleh karena itu, pihaknya sedang menyiapkan rekayasa berupaya pola operasi memutar untuk sejumlah perjalanan kereta api.
“KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan di lokasi kejadian,” katanya.
Baca juga: Saat Ramadhan, pengguna Commuter Line Jabodetabek capai 24,2 juta orang
Terkait penyebab anjloknya, ia mengatakan KAI Daop 5 masih melakukan investigasi dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses penanganan di lapangan selesai.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan, kata dia, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 10 unit bus untuk mengevakuasi penumpang KA Bangunkarta menuju tujuan masing-masing.
Ia juga mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran proses evakuasi dan keselamatan bersama.
Selain itu, pihaknya memastikan akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan situasi melalui berbagai kanal resmi perusahaan.
“Kami akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” kata As’ad.
Baca juga: Kereta Api Pandalungan vs mobil di Grobogan, tiga orang meninggal
Pewarta: SumarwotoEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026