Tangerang (ANTARA) - Suplai air bersih kepada warga Kota Tangerang, Provinsi Banten mengalami gangguan selama 10 hari sejak 6 Januari 2026 akibat pengerjaan interkoneksi pipa dari Perumda Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten ke Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi dan memastikan pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan air kepada seluruh pelanggan,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendy di Tangerang Kamis.
Baca juga: Perumda TB Tangerang terima pembayaran air 30.026 pelanggan baru
Ia menuturkan pengerjaan interkoneksi pipa air bersih dilaksanakan di Jalan Teuku Umar Karawaci sejak Selasa (6/1) dan telah rampung, pada Rabu (7/1).
Sebagai tindak lanjut, Perumda Tirta Benteng akan melaksanakan uji laboratorium kualitas air, serta melanjutkan tahapan pemadatan dan pengecoran ulang pada area galian.
"Aliran air bersih kepada pelanggan akan kembali normal secara bertahap dan merata. Saat ini, sistem distribusi telah mulai dioperasikan untuk menstabilkan tekanan dan aliran air ke wilayah terdampak," kata Doddy.
Baca juga: Bekas galian air bersih di Tangerang dicor usai lulus uji Kemen PU
Ia menjelaskan, bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau bantuan air tangki, dapat menghubungi Call Center di 021 5587234 / 1500041 atau ke WhatsApp chat only di 0813 1494 0504 / 0811 6121 095.
“Perumda Tirta Benteng berkomitmen untuk menjaga kontinuitas layanan dan meminta maaf kepada pelanggan selama gangguan suplai air berlangsung,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan pihaknya siap memberikan bantuan air bersih jika ada permintaan dari masyarakat.
Baca juga: Masyarakat Kota Tangerang bisa ajukan air bersih dampak perbaikan pipa
