Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyepakati langkah konkret untuk memperbesar kapasitas saluran pembuangan air di kawasan jalan tol sebagai solusi mengatasi banjir yang kerap menggenangi wilayah Ibu Kota Provinsi Banten tersebut.
Wali Kota Serang Budi Rustandi di Serang, Senin, mengatakan komitmen tersebut akan direalisasikan pada tahun ini dengan meningkatkan diameter terowongan pembuangan air secara signifikan, dari yang semula 82 centimeter menjadi dua meter persegi.
"Insya Allah, proyek ini akan dilakukan tahun ini. Perluasan ini bertujuan mengatasi penyempitan aliran air di tiga titik persimpangan (crossing) yang menjadi pemicu banjir," ujar Budi.
Baca juga: Hari pertama sekolah, SDN Pamarican 2 Kota Serang terendam banjir
Budi menegaskan realisasi proyek ini sangat mendesak agar aliran air hujan dapat berjalan lancar dan tidak lagi meluap ke permukiman warga.
"Tahun ini harus terealisasi, karena masyarakat sudah lelah jika harus terus menerus menghadapi banjir," kata Wali Kota Serang itu.
Di sisi lain Kepala Bidang Pemantauan dan Pemeliharaan Aset BPJT Agung menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Pemkot Serang. Pihaknya mencatat terdapat lima titik lokasi yang diusulkan untuk penanganan banjir, meski detail teknisnya masih dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang.
Baca juga: Banjir rendam 1.023 rumah di Kota Serang, ribuan jiwa terdampak
Namun Agung mengingatkan bahwa penanganan banjir di kawasan tersebut tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur jalan tol, mengingat adanya perubahan tata guna lahan yang cukup signifikan di sekitar kawasan.
"Kami mendukung usulan ini, namun penanganan banjir membutuhkan kolaborasi seluruh elemen terkait. Perencanaan yang matang diperlukan agar pembangunan ini memberikan dampak positif yang maksimal," kata Agung.
Saat ini proses perencanaan teknis tengah dimatangkan untuk memastikan solusi yang diambil efektif dan menguntungkan semua pihak dalam jangka panjang.
Baca juga: Alih fungsi lahan bantaran sungai disebut picu banjir di Kota Serang
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026