Tangerang (ANTARA) - EDENA Capital Nusantara, operator bursa efek digital berhasil menjadi co-host Carbon Digital Conference (CDC) 2025 yang dilaksanakan di Bandung Jawa Barat bersama Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) yang dihadiri 400 pemimpin global.
Sebagai Ultimate Sponsor dan Co-Host eksklusif dari KTT yang didukung pemerintah ini, EDENA menunjukkan peran krusial dalam mengembangkan infrastruktur pasar karbon di 70 negara.
Konferensi ini secara resmi didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia.
Baca juga: EDENA-CEDARE umumkan kerja sama pengembangan pasar karbon
Wook Lee, CEO EDENA Capital Nusantara mengatakan pasar karbon telah mencapai titik balik di mana kredit karbon menjadi kelas aset yang sesungguhnya.
“Seperti halnya pemerintah Korea yang baru-baru ini memberikan manfaat kredit karbon kepada pemilik kendaraan listrik perorangan, kita menyaksikan transformasi global di mana aksi lingkungan diterjemahkan langsung menjadi nilai ekonomi. EDENA membangun infrastruktur untuk memfasilitasi transformasi ini di 70 negara," kata dia.
Konferensi ini menampilkan diskusi intensif tentang kerangka regulasi pasar karbon Indonesia, perkembangan proyek CCS/CCUS global, dan kerja sama pasar karbon trilateral antara Korea, Jepang, dan Indonesia.
Sesi Carbon Bazaar memamerkan 15 proyek karbon besar, sementara segmen Business Matching memfasilitasi negosiasi langsung antara pengembang proyek dan investor.
Posisi strategis EDENA membentang dari Indonesia sebagai hub ASEAN hingga Mesir sebagai gerbang ke MENA dan Afrika.
Kesuksesan menjadi co-host CDC 2025 memperkuat kepemimpinan EDENA dalam ekosistem pasar karbon yang berkembang pesat dan komitmennya untuk mempercepat pembiayaan iklim melalui infrastruktur digital yang inovatif.
Baca juga: Bursa kerja 2025 di Tangerang serap 3.000 pelamar
