Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten menyalurkan bantuan cadangan beras sebanyak 62 ton kepada 6.262 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir di 12 kecamatan di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana di Serang, Senin, mengatakan bantuan tersebut telah disalurkan secara simbolis kepada perwakilan camat dari Kecamatan Ciruas, Cikande, dan Kibin.

"Bantuan ini merupakan instruksi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, sebagai respons tanggap darurat. Beras diambil dari cadangan pangan daerah yang saat ini memiliki stok 407 ton," ujar Zaldi.

Baca juga: Status tanggap darurat bencana di Serang meluas hingga 86 desa

Zaldi menjelaskan penyaluran bantuan mendesak dilakukan mengingat banjir kembali melanda sejumlah wilayah akibat luapan sungai Cidurian, seperti di Kecamatan Jawilan, Kibin, Kopo, Carenang, dan Cikande, meskipun banjir di Ciruas mulai surut.

Selain beras, Pemkab Serang juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Kementerian Sosial untuk penyediaan lauk pauk dan makanan siap saji. Untuk solusi jangka panjang, Zaldi menyebut pihaknya telah menggandeng ahli hidrologi dari ITB guna mengkaji penanganan banjir secara komprehensif.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo menambahkan setiap kepala keluarga menerima jatah 10 kilogram beras dengan asumsi konsumsi 1 kilogram per hari selama 10 hari masa tanggap darurat.

"Rincian penyaluran hari ini, antara lain Kecamatan Ciruas 22 ton, Kibin 10,95 ton, dan Cikande 6,7 ton. Dengan adanya penambahan data dari Carenang, total penerima bantuan di 12 kecamatan mencapai 6.262 KK," kata Suhardjo.

Baca juga: Warga terseret banjir di Binuang Serang ditemukan meninggal
 

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026