Serang (ANTARA) - Sejumlah wisatawan domestik memilih melakukan perjalanan sejak dini hari guna menghindari kemacetan parah menuju kawasan wisata Pantai Anyer-Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, pada puncak libur Lebaran 2026 pada Selasa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas menuju destinasi wisata pesisir tersebut mulai tersendat sejak pagi, terutama di titik pertemuan arus Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. Kendaraan roda empat didominasi pelat B (Jakarta/Bekasi) dan A (Banten) tampak merayap perlahan akibat volume kendaraan yang melampaui kapasitas jalan.

Salah seorang wisatawan asal Bekasi, Arianto (42), mengaku telah meninggalkan rumahnya sejak pukul 03.00 WIB. Langkah tersebut diambil agar keluarganya bisa menikmati suasana pantai lebih awal tanpa terjebak antrean panjang yang biasa terjadi pada siang hari.

"Saya sengaja berangkat jam tiga pagi dengan harapan jalanan masih lengang. Namun, ternyata pas sampai di JLS sudah mulai mengular. Saya baru bisa masuk ke bibir pantai sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Arianto.

Baca juga: Polda Banten terapkan rekayasa lalu lintas di Kawasan Anyer-Cinangka

Meski harus menempuh perjalanan sekitar lima jam dan membayar biaya masuk kendaraan sebesar Rp100 ribu, Arianto menganggap hal tersebut sebagai konsekuensi rutin demi mengisi waktu libur Idul Fitri. Baginya, kebersamaan keluarga di pantai tetap menjadi prioritas utama meski harus menembus kepadatan jalur Ciwandan.

Kepadatan juga terpantau memuncak di beberapa titik krusial seperti Simpang Tiga Teneng, Pasar Anyer, dan area Karang Bolong.

Petugas pengelola pantai, Mulyadi, menyebutkan bahwa tren wisatawan yang tiba sejak pagi hari meningkat tajam pada H+3 lebaran ini. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur skema parkir agar kendaraan pengunjung tidak meluber hingga ke bahu jalan raya yang dapat memperparah kemacetan.

"Kondisi hari ini sangat padat. Kami melihat banyak wisatawan yang sudah tiba sejak pukul 06.00 WIB untuk menghindari sistem buka tutup yang biasanya diberlakukan polisi pada siang hari. Kami imbau pengunjung tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan," tuturnya.

Baca juga: Wamenpar Ni Luh minta pemda awasi tarif wisata di Pantai Anyer



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026