Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten mengajak Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk kolaborasi menggelar festival belanja dengan diskon capai 25 persen yang juga menghadirkan hiburan tradisional.
"Saya sampaikan tadi, Pemprov Banten punya agenda besar yakni HUT ke 25 tahun di bulan Oktober. Kita siapkan rangkaian dengan diskon bersama APPBI untuk pusat belanja di Banten," kata Gubernur Banten Andra Soni saat menutup rangkaian acara Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 di Summarecon Mall Serpong Tangerang, Kamis (28/8).
Andra mengatakan berdasarkan BPS, pusat perbelanjaan atau retail menyumbang 12,15 persen terhadap PDRB banten, atau posisi ketiga setelah industri pengolahan. Adanya festival belanja dengan pemberian diskon maka bisa memperluas penjualan produk UMKM Banten.
Baca juga: APPBI Banten target nilai transaksi mal bertambah 40 persen
Kemudian agar lebih menarik, nantinya juga disiapkan hiburan pertunjukan seni dan budaya bagi masyarakat yang hadir sebagai memberikan edukasi dan pengenalan budaya daerah.
"Kita berikan diskon belanja produk UMKM, lalu melestarikan budaya serta meningkatkan produk ekonomi kreatif kepada pasar lebih luas," katanya.
Apalagi, lanjut Andra, pusat perbelanjaan saat ini bukan hanya tempat belanja tetapi juga destinasi wisata seperti kuliner dan hiburan sehingga perlu juga adanya terhadap kearifan lokal dikenalkan.
"Di bulan Oktober pun ada Kabupaten Tangerang yang merayakan ulang tahun. Maka itu kita siapkan kolaborasi untuk meningkatkan produk UMKM," katanya.
Baca juga: Perluas jaringan, Pemkot Tangerang ajak pelaku UMKM aktif ikuti pameran
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menambahkan Pemkab Tangerang sangat senang ketika mengetahui produk UMKM banyak di beli masyarakat selama ajang Indonesia Shopping Festival (ISF).
"Laporan APPBI ini sangat memacu pemerintah daerah untuk menyiapkan produk UMKM unggulan. Karena saat ini masyarakat sudah banyak mencari produk lokal. Ini kesempatan emas dan terobosan Gubernur Banten ingin adakan event khusus di Banten sangat kami sambut baik," kata Maesyal.
Sugwantono Tanto selaku Wakil ketua umum DPP APPBI mengatakan pihaknya siap berkontribusi aktif dalam event yang digagas Pemprov Banten nantinya karena sejalan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui daya beli.
"Saya sudah sampaikan, ketua umum menyambut baik dan siap membuat skema agar menarik sehingga kunjungan ke pusat belanja semakin banyak. Apalagi akan ada hiburan lokal yang diberikan," katanya.
Baca juga: QNET gelar pameran produk eksklusif dihadiri ratusan pengunjung
Sementara itu APPBI mencatat nilai transaksi selama Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 pada 14-24 Agustus 2025 di 400 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia senilai Rp25,19 triliun dan 50 persennya adalah pembelian produk UMKM.
Ia mengatakan ISF disambut dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat, terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan dan ramainya aktivitas belanja di berbagai pusat perbelanjaan selama periode festival berlangsung.
"ISF 2025 berperan penting sebagai ajang kolaborasi antara pusat perbelanjaan, pelaku ritel, dan UMKM untuk mendorong daya beli masyarakat sekaligus mengangkat potensi produk lokal agar semakin dikenal luas," ujarnya.
Indonesia Shopping Festival merupakan kolaborasi strategis antara APPBI dengan Kementerian Republik Indonesia, GIPI, BINA, HIPPINDO, dan APRINDO dalam rangka dukung pertumbuhan ekonomi domestik dan promosi produk dalam negeri.
Di antaranya adalah festival kuliner khas Nusantara yang menyajikan aneka hidangan autentik dari berbagai daerah di Indonesia, bazar produk dalam negeri & UMKM yang memiliki beragam pilihan produk kreatif, mode, dan kerajinan tangan karya anak bangsa serta pertunjukan seni dan budaya yang akan diselenggarakan di sejumlah mal tertentu.
Baca juga: Agar tidak bergantung di lokapasar, pelaku UMKM harus miliki situs web
