Lebak (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Perum Bulog menggelar bazar beras pemerintah gerakan pangan murah untuk meningkatkan daya beli masyarakat di Kabupaten Lebak. 

"Kita berharap melalui kegiatan gerakan pangan murah harga beras di pasaran kembali stabil," kata Perwira Seksi Teritotial Angkatan Darat (Pasiter) Brigif 14 Mandala Yudha Letnan Inf Anton Hari Purnomo di Lebak, Banten, Selasa.

Ia mengatakan TNI AD dan Perum Bulog menggelar bazar beras pemerintah gerakan pangan murah berlokasi di Jalan Multatuli Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Masyarakat yang melintasi jalan tersebut banyak yang membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual Rp62 ribu per paket dengan berat 5 kilogram (kg). 

Baca juga: Bulog sasar 18,3 juta penerima manfaat bantuan SPHP

Kegiatan itu guna meningkatkan daya beli masyarakat juga sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi pangan, ujar dia. Selain juga merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memenuhi ketersediaan pangan masyarakat.

"Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk menjangkau ketersediaan pangan dengan harga beras SPHP murah itu ," katanya, menjelaskan.

Menurut dia, TNI AD terus berkelanjutan menggelar bazar beras pemerintah gerakan pangan murah dan sebelumnya dilakukan di Alun-Alun Sajira sebanyak 100 pak beras SPHP.

Saat ini, ia mengatakan stok beras SPHP di Jalan Multatuli Rangkasbitung sebanyak 50 pak. 

"Kami memastikan terus akan menggelar beras pangan murah untuk meningkatkan daya beli masyarakat," katanya.

Baca juga: Kendalikan inflasi, Pemkot Tangerang gelar Gerakan Pangan Murah

Humas Perum Bulog Lebak-Pandeglang Asep mengatakan mereka berkolaborasi dengan TNI AD untuk mengelar bazar beras pemerintah gerakan pangan murah untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus untuk pengendalian inflasi.

"Kita berharap melalui kegiatan pangan beras SPHP murah kembali harga beras stabil," katanya.

Sementara itu, Mulyati, seorang konsumen warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengaku dirinya membeli beras SPHP di Jalan Multatuli Rangkasbitung, karena harganya murah dan terjangkau dengan ukuran 5 kg dijual Rp62 ribu per pak.

"Kami sangat terbantu adanya beras SPHP yang digelar TNI AD dengan harga Rp 62 ribu, karena jika beli di pasar sekitar Rp85 ribu untuk ukuran 5 kg," katanya.

Baca juga: Dinkes Kota Tangerang terjunkan tim pastikan kelayakan pangan di SPPG

 

 

 



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026